Ekonomi

HR CPO Juni 2026 Turun Jadi USD1.029,51 per MT

Bagikan:
Grafik dan angka HR CPO Juni 2026 serta besaran BK dan PE

Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) periode Juni 2026 turun. Pemerintah menetapkan HR CPO sebesar USD1.029,51 per metrik ton (MT), berlaku sebagai dasar pengenaan Bea Keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE) untuk 1–30 Juni 2026. Penurunan ini terjadi karena melemahnya permintaan dari negara importir utama.

Penetapan dan perhitungan HR CPO

Penetapan HR CPO mengacu pada rata-rata harga selama 20 April–19 Mei 2026. Perhitungan menggunakan data dari tiga sumber utama: Bursa CPO Indonesia, Bursa CPO Malaysia, dan harga pelabuhan Rotterdam. Karena selisih antar-sumber melebihi USD40, pemerintah memakai dua sumber yang paling dekat dengan nilai median sesuai Permendag Nomor 35 Tahun 2025.

Sumber Harga Rata-rata (USD/MT)
Bursa CPO Indonesia 920,80
Bursa CPO Malaysia 1.138,22
Pelabuhan Rotterdam 1.429,40

"HR CPO periode Juni 2026 turun dibandingkan periode Mei 2026 akibat penurunan permintaan dari negara importir utama seperti India. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD148 per MT dan PE CPO sebesar 12,5 persen dari HR CPO periode Juni 2026,"

Dampak pada bea keluar dan pungutan

Berdasarkan nilai HR tersebut, besaran pungutan ditetapkan sebagai berikut. BK CPO ditetapkan USD148 per MT. Sementara itu, PE atau pungutan ekspor dikenakan 12,5% dari HR CPO. Ketentuan ini menjadi dasar perhitungan pungutan sepanjang periode 1–30 Juni 2026 dan akan memengaruhi struktur biaya ekspor produk turunan sawit.

Komponen Nilai
HR CPO (Juni 2026) USD1.029,51 / MT
Bea Keluar (BK) CPO USD148 / MT
Pungutan Ekspor (PE) CPO 12,5% dari HR

Perubahan harga komoditas perkebunan lain

Pemerintah juga menetapkan HR dan Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk beberapa komoditas lain. HR biji kakao periode Juni 2026 naik signifikan, tercatat USD3.832,17 per MT, meningkat USD563,48 dari periode sebelumnya. Kenaikan HPE biji kakao juga tercatat menjadi USD3.511 per MT, naik USD549 atau 18,53%.

"Ada kenaikan pada HR dan HPE biji kakao karena ditutupnya Selat Hormuz yang mengakibatkan peningkatan biaya logistik, biaya asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, penurunan suplai dari Nigeria ikut mendorong kenaikan HR dan HPE biji kakao,"

Untuk getah pinus, pemerintah menetapkan HPE sebesar USD980 per MT, naik USD64 atau 6,99% dibandingkan Mei 2026.

Komoditas HR / HPE (USD/MT) Perubahan
Biji kakao (HR) 3.832,17 +563,48
Biji kakao (HPE) 3.511,00 +549,00
Getah pinus (HPE) 980,00 +64,00

Prospek dan implikasi

Penurunan HR CPO mencerminkan melemahnya permintaan internasional, khususnya dari India. Kebijakan BK dan PE yang diukur dari HR ini akan memengaruhi margin eksportir dan harga domestik. Pemerintah menetapkan nilai pungutan untuk bulan berjalan, sementara pergerakan harga global dan pasokan akan menentukan penetapan periode berikutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait