DPRD Jember Dorong Ajukan Hibah Mobil Pemadam dari DKI
DPRD Kabupaten Jember mendorong Pemerintah Kabupaten Jember segera mengajukan proposal hibah mobil pemadam kebakaran kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai solusi cepat mengatasi krisis armada yang menghambat penanganan kebakaran di wilayah tersebut.
Kunjungan ke DKI dan peluang hibah
Dorongan ini muncul setelah kunjungan kerja DPRD Jember ke DPRD DKI Jakarta yang membuka peluang mendapatkan hibah armada. Anggota Badan Anggaran DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho, mengatakan pengalaman DKI membagikan hibah ke beberapa daerah memberi harapan bagi Jember.
“Pemerintah DKI Jakarta tidak hanya sekali ini saja, tetapi beberapa kali pernah memberikan hibah kepada pemerintah daerah,”
Karena itu ia meminta Satpol PP yang membawahi UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menyiapkan proposal permohonan hibah secepatnya.
Kondisi armada pemadam di Jember
DPRD menyatakan kondisi armada saat ini memerlukan penanganan serius. Jumlah kendaraan terbatas dan banyak unit yang sudah tua atau rusak, sehingga penanganan insiden sering terkendala.
| Jenis | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Total mobil pemadam | 5 unit | Terakhir pengadaan 2014 |
| Layak operasi | 2 unit | - |
| Tua/sering rusak | 3 unit | - |
Wahyu mencontohkan keterbatasan armada menghambat penanganan kebakaran gudang distributor plastik beberapa waktu lalu.
“Kondisi mobil pemadam kebakaran di Jember jumlahnya sedikit, dan yang ada pun banyak yang rusak,”
Kekurangan pos dan jangkauan pelayanan
Selain armada, jumlah pos pemadam juga dinilai minim. Saat ini Jember memiliki tiga pos pemadam dan satu markas komando.
DPRD memperkirakan kebutuhan setidaknya tambahan tiga pos agar pelayanan penanggulangan kebakaran menjadi lebih cepat dan merata di wilayah yang luas.
Solusi jangka pendek dan jangka panjang
DPRD mendorong skema hibah sebagai solusi jangka pendek, sembari mendorong pembenahan bertahap melalui APBD. Badan Anggaran menunggu usulan dari Komisi A untuk mengalokasikan pengadaan armada baru pada Perubahan APBD 2026 atau APBD 2027.
Wahyu menekankan penguatan sarana pemadam merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah memberi perlindungan kepada masyarakat. Oleh karena itu, hibah dan penguatan anggaran daerah harus berjalan beriringan agar pelayanan kebencanaan semakin optimal.
Langkah selanjutnya adalah penyusunan proposal hibah oleh Satpol PP dan pembahasan teknis alokasi anggaran oleh DPRD sehingga kebutuhan armada dan pos pemadam di Jember dapat terpenuhi dalam waktu dekat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Dewanti Dorong Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang
Dewanti Rumpoko minta reboisasi hutan gundul jadi prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor melanda tujuh k...
DPRD Jatim Dorong Perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, Kediri
DPRD Jatim mendorong perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, dan Kediri; realisasi terganjal biaya sekitar...
Majapahit Digital Didorong Jadi Platform Pengaduan Publik Terpadu
Saifudin Zuhri mendesak Majapahit Digital dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan w...
PDI-P Dorong Majadigi Jadi Platform Pengaduan Terpadu
Saifudin Zuhri minta Majadigi dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan warga di Jati...
Harvard Kurniawan Dorong Optimalisasi Lapangan Olahraga Melalui Mabol
Harvard Kurniawan mendorong Pemkot Malang perbaiki lapangan kelurahan dan gelar mabol rutin di Stadion Gajay...
Buleks Minta Pengawasan RHU Surabaya Perketat Keamanan
Anggota DPRD Budi Leksono minta pengawasan RHU Surabaya diperkuat dengan SOP, tenaga kesehatan, dan layanan...