D'MASIV Rebranding: Keluar Label dan Perkuat Identitas Independen
Band D'MASIV mengumumkan langkah pindah ke jalur independen dan rebranding saat hadir di podcast RRI Pro 3, Jakarta, Rabu 15 Juli 2026. Keputusan ini diambil untuk memberi ruang kreativitas lebih luas serta memperkuat posisi D’MASIV sebagai sebuah brand, bukan sekadar grup musik.
Pengumuman rebranding dan keputusan independen
Personel Rian (vokal), Rama (gitar), Rai (bas), Why (drum), dan Kiki (gitar) hadir dalam rekaman podcast yang dipandu Akbar Ilham. Mereka menyatakan keluar dari label arus utama untuk bekerja mandiri.
Langkah ini dimaksudkan agar band dapat mengeksplorasi arah musik dan strategi pemasaran tanpa batasan label komersial.
Perubahan visual dan strategi merek
D’MASIV tidak hanya mengganti strategi musik, tetapi juga mengubah identitas visual. Mereka memilih warna font logo baru menjadi merah terang untuk menonjolkan kesan modern dan tegas.
"Jadi memang keputusan kita untuk yang bisa dibilang rebranding, kayaknya emang harus ada sesuatu yang baru tuh total,"
Menurut Rian, proses ini bagian dari usaha mentransformasikan band menjadi entitas komersial yang matang.
"Bisa diubah jadi D’MASIV aja, itu kan cukup sulit ya, tapi alhamdulillah dipermudah juga. Kita juga baru ajak naming rights halte, karena kita mau menguatkan D’MASIV as a brand, bukan hanya band,"
Hak naming rights halte dan ikatan lokal
Salah satu tindakan nyata adalah pengamanan hak penamaan untuk halte Petukangan D’MASIV di Jakarta. Lokasi halte ini berada persis di depan kantor mereka, sehingga menjadi simbol ikatan kuat dengan akar daerah.
Personel juga menegaskan kebanggaan pada kampung halaman lewat jargon "Ciledug Pride" yang sering dibawakan dalam penampilan publik.
Rencana pemasaran dan rilis musik
D’MASIV menyebut akan menggulirkan rangkaian strategi pemasaran kreatif menjelang akhir tahun. Rencana ini mencakup rilis bertahap yang diarahkan untuk memberi kejutan dan kepuasan kepada penggemar lama dan baru.
Selain album atau single, langkah independen memberi keleluasaan pada band untuk bereksperimen dengan format digital dan kolaborasi merek.
Akses podcast dan penampilan
Episode podcast bersama D’MASIV kini tersedia di kanal YouTube Programa 3 RRI. Dalam episode itu, mereka menampilkan lagu "On Our Own" dan "Jangan Menyerah" yang melengkapi pembicaraan tentang perjalanan baru mereka.
Langkah D’MASIV keluar dari label besar menandai pergeseran penting dalam karier mereka. Ke depan, keberhasilan sebagai band independen akan bergantung pada respons penggemar, efektivitas strategi merk, dan kemampuan mereka mempertahankan kualitas musik sekaligus memperluas jangkauan.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...