Modal Asing Masuk, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.978
Rupiah kembali menguatRp17.978 per dolar AS, menguat 0,04 persen atau 8 poin dari penutupan hari sebelumnya.
Pembukaan pasar dan pergerakan nilai tukar
Pada penutupan Kamis, rupiah tercatat menguat ke posisi Rp17.986 per dolar AS. Penguatan awal hari ini menunjukkan sentimen pasar yang mulai membaik setelah investor asing meningkatkan kepemilikan aset keuangan Indonesia.
Aliran modal asing dan kepemilikan SBN
Analis menyebut kenaikan kepemilikan asing pada instrumen domestik menjadi salah satu pendorong utama. Kepemilikan asing pada Surat Berharga Negara (SBN) tercatat naik menjadi 13,0 persen dari total outstanding, level tertinggi sejak Maret 2026.
"Membaiknya sentimen pasca penegasan peringkat BBB/Stable oleh S&P akan terus mendukung arus masuk portofolio. Ditopang oleh kenaikan kepemilikan asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) menjadi 13,0 persen dari total outstanding,"
Risiko yang masih mengintai
Meskipun aliran modal asing mendorong penguatan, analis menyoroti sejumlah risiko yang tetap membayangi. Faktor geopolitik yang belum stabil serta lingkungan suku bunga global yang tinggi kemungkinan membuat Bank Indonesia meneruskan kebijakan moneter ketat.
"Kedua faktor tersebut kemungkinan akan membuat BI tetap mempertahankan kebijakan moneter yang ketat,"
Dampak data ekonomi AS
Pergerakan rupiah juga dipengaruhi rilis data ekonomi AS. Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir 11 Juli tercatat sebesar 208 ribu, lebih rendah dari ekspektasi 218 ribu. Sedangkan penjualan ritel AS tumbuh 0,2 persen secara bulanan pada Juni 2026, melambat dari 1,0 persen di Mei.
"Sehingga rupiah kemungkinan masih berisiko mengalami depresiasi. Meski pelemahannya tipis di kisaran Rp18.010 per dolar AS,"
Prospek ke depan
Secara keseluruhan, aliran modal asing memberikan dukungan jangka pendek bagi rupiah. Namun, volatilitas global dan keputusan kebijakan moneter di negara maju berpotensi menyebabkan fluktuasi lanjutan. Pelaku pasar akan tetap memantau data ekonomi AS dan kebijakan bank sentral global untuk mengukur arah pergerakan rupiah dalam beberapa minggu mendatang.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...