Anak Antusias di Hari Susu Nusantara 2026 di Ragunan
Ragunan, Jakarta Selatan — Ribuan pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak, memadati area Gedung Serbaguna Taman Margasatwa Ragunan pada Sabtu pagi, 6 Juni 2026, untuk mengikuti rangkaian kegiatan Hari Susu Nusantara 2026. Acara digelar untuk meningkatkan edukasi gizi dan konsumsi susu di kalangan anak-anak.
Suasana kegiatan dan kerumunan pengunjung
Sejak pembukaan, area sekitar Gedung Serbaguna terlihat ramai. Peserta berasal dari berbagai kalangan, termasuk rombongan sekolah dasar dan keluarga yang membawa anak. Beberapa titik aktivitas edukatif dipenuhi pengunjung sejak pagi.
Arus pengunjung terus bertambah seiring akhir pekan di kebun binatang tersebut. Selain peserta yang terdaftar, pengunjung umum Ragunan juga ikut memadati lokasi kegiatan.
Lomba mewarnai jadi magnet utama
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah lomba mewarnai bertema peternakan dan susu. Puluhan anak serius menyelesaikan gambar yang disediakan panitia, dengan orang tua mendampingi dan memberi arahan.
Kegiatan mewarnai diposisikan sebagai sarana edukasi. Panitia berharap anak-anak lebih mengenal proses peternakan dan pentingnya susu dalam pemenuhan gizi.
Edukasi gizi melalui aktivitas kreatif
Selain lomba mewarnai, panitia menyiapkan sejumlah aktivitas edukatif lain, seperti mewarnai tote bag dan permainan edukasi keluarga. Kegiatan dirancang agar anak belajar sambil bermain.
Tujuannya jelas: mendorong kebiasaan konsumsi susu sejak usia dini untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Respons orang tua
Salah seorang orang tua peserta, Macha, datang bersama rombongan siswa SD Al-Kahfi Jakarta Timur. Ia tiba di lokasi sejak pukul 07.00 WIB bersama beberapa murid.
"Kami tertarik ikut acara ini untuk edukasi anak-anak tentang pentingnya minum susu untuk nutrisi, pertumbuhan badan, dan tulang. Di sini juga ada kegiatan mewarnai dan mewarnai tote bag, jadi anak-anak bisa belajar sambil bermain," ucap Macha.
Menurut Macha, memperkenalkan kebiasaan minum susu pagi hari dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak ketika sarapan sering terlewat.
Persiapan panitia dan prospek acara
Panitia masih melakukan beberapa persiapan menjelang acara utama. Namun, alur kegiatan sudah berjalan lancar dan partisipasi publik tinggi.
Dengan fokus pada edukasi gizi dan peningkatan konsumsi susu, penyelenggara berharap kegiatan ini memberi dampak jangka panjang pada pola makan anak-anak dan keluarga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DJKI Perkuat Merek Kolektif untuk Perluas Akses Pasar Regional
DJKI mendorong pemanfaatan merek kolektif lewat ASEAN-HKC untuk memperluas akses pasar regional; tercatat 87...
KPAI Minta Pengawasan Ketat untuk Program MBG 3B
KPAI mendesak pengawasan ketat pada Program MBG 3B agar makanan untuk bumil, busui, dan balita aman, bermutu...
Pemerintah Targetkan Revisi UU LLAJ Rampung 2026
Pemerintah menyerahkan 1.200 DIM RUU LLAJ ke DPR dan menargetkan revisi diselesaikan pada 2026 agar dapat di...
Kemensos Buka Kanal WhatsApp untuk Pengaduan Sekolah Rakyat
Kemensos membuka kanal WhatsApp 0887-7171-171 pada 29 Sept 2026 untuk pengaduan Sekolah Rakyat, terbuka bagi...
Indonesia Jajaki Pengalaman India untuk Bangun Infrastruktur Publik Digital
Indonesia menjajaki pengalaman India membangun infrastruktur publik digital untuk integrasi layanan, kata Wa...
Kemacetan Pelabuhan Ketapang: ODOL, Demo, dan Solusi Bersama
Kemacetan di akses Pelabuhan Ketapang disebabkan ODOL, antrean Pelindo, dan demonstrasi; solusinya butuh pen...