Ekonomi

Harga Ikan di Singkil Naik Tajam karena Pasokan Menipis

Bagikan:
Pedagang ikan di pasar tradisional Aceh Singkil dengan kios lebih lengang

Pasokan ikan di Kabupaten Aceh Singkil menipis, memicu kenaikan harga signifikan di pasar tradisional pada Minggu, 9 Agustus 2026. Cuaca ekstrem dan musim paceklik mengurangi hasil tangkapan nelayan sehingga harga beberapa jenis ikan naik Rp10.000–Rp15.000 per kilogram.

Pasokan menipis dan penyebab

Pedagang di pasar tradisional melaporkan sentra penjualan ikan kini lebih lengang. Pasokan dari perairan lokal, termasuk Pulo Banyak, berkurang drastis karena nelayan kesulitan melaut saat cuaca buruk.

Penurunan pasokan ini bertepatan dengan fase paceklik yang biasa terjadi beberapa pekan, sehingga jumlah ikan yang masuk ke agen dan pasar menjadi terbatas.

Lonjakan harga: data harga di pasar

Secara umum, kenaikan harga berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per kg untuk hampir semua jenis ikan. Contoh kenaikan harga yang dilaporkan pedagang:

Jenis Ikan Sebelum (Rp/kg) Sekarang (Rp/kg)
Tongkol 35.000 45.000
Gabu 55.000 70.000
Dencis besar 35.000 45.000
Cumi-cumi 60.000 75.000

Dampak pada pedagang dan konsumen

Pedagang mengakui omzet menurun karena konsumen mengurangi pembelian. Lapak-lapak ikan terlihat lebih sepi ketimbang biasanya, yang menambah tekanan ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

"Ikan lagi susah dikarenakan cuaca dan nelayan kesulitan melaut. Pasokan hari ini dari Pulo Banyak sedikit sekali, jadi harga dari agen memang sudah tinggi," kata Dogor Banchin, pedagang di Pasar Tradisional Rimo.

"Omzet kami ikut turun karena pembeli juga menghemat belanjaan," tambahnya.

Permintaan intervensi pemerintah

Pedagang berharap pemerintah daerah segera menstabilkan pasokan dan harga. Usulan yang muncul meliputi bantuan logistik untuk nelayan, operasi pasar, dan koordinasi pasokan antarwilayah agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.

Ke depan, jika cuaca membaik dan armada nelayan kembali melaut penuh, pasokan kemungkinan berangsur pulih. Namun bila kondisi cuaca buruk berlanjut, tekanan pada harga dan daya beli rumah tangga diperkirakan semakin berat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait