Harga Emas Perhiasan 4 Juni 2026: Raja Emas Stabil, Laku Emas Turun
Pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 11.00 WIB, harga emas perhiasan menunjukkan pergerakan berbeda di beberapa gerai domestik. Sebagian gerai mencatat harga stabil, sementara gerai lain melaporkan penurunan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Perbedaan ini memicu perhatian konsumen yang melihat emas sebagai pelengkap gaya hidup sekaligus instrumen investasi jangka panjang.
Pergerakan harga hari ini
Pergerakan harga tidak seragam antar-gerai pada hari ini. Perubahan yang terjadi bersifat lokal berdasarkan pembaruan daftar harga masing-masing toko. Masyarakat disarankan mencermati perubahan sebelum melakukan transaksi untuk mendapatkan nilai investasi optimal.
Rincian harga per gerai
Berikut rincian harga yang dipublikasikan di laman resmi masing-masing gerai per Kamis, 4 Juni 2026 pukul 11.00 WIB.
Raja Emas — tidak ada perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya:
- 24 Karat: Rp2.445.000
- 23 Karat: Rp2.180.000
- 22 Karat: Rp1.999.000
- 21 Karat: Rp1.910.000
- 20 Karat: Rp1.818.000
- 19 Karat: Rp1.726.000
- 18 Karat: Rp1.637.000
- 17 Karat: Rp1.545.000
- 16 Karat: Rp1.454.000
- 15 Karat: Rp1.364.000
- 14 Karat: Rp1.273.000
- 13 Karat: Rp1.181.000
- 12 Karat: Rp1.092.000
Laku Emas — melaporkan penurunan harga dibandingkan data sebelumnya:
- 24 Karat: Rp2.434.000
- 23 Karat: Rp2.099.000
- 22 Karat: Rp2.009.000
- 21 Karat: Rp1.920.000
- 20 Karat: Rp1.827.000
- 19 Karat: Rp1.734.000
- 18 Karat: Rp1.642.000
- 17 Karat: Rp1.549.000
- 16 Karat: Rp1.456.000
- 15 Karat: Rp1.365.000
- 14 Karat: Rp1.273.000
- 13 Karat: Rp1.182.000
- 12 Karat: Rp1.080.000
Apa arti perbedaan harga bagi konsumen
Perbedaan harga antar-gerai menunjukkan dinamika pasar emas perhiasan yang masih fluktuatif. Pembeli sebaiknya membandingkan daftar harga dari beberapa gerai sebelum membeli. Untuk investor jangka panjang, pemantauan berkala membantu menentukan waktu pembelian terbaik.
Dengan catatan harga yang diperbarui secara berkala oleh setiap toko, konsumen dianjurkan menggunakan informasi resmi gerai sebagai acuan utama sebelum melakukan transaksi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Metode Ikejime Tingkatkan Mutu dan Nilai Tuna
Metode ikejime, teknik Jepang, menjaga kualitas tuna sejak tangkap hingga konsumsi melalui penusukan otak, p...
Bazaar Perempuan Berdaya KPI Jember Dorong Ekonomi Perempuan
KPI Cabang Jember menggelar Bazaar Perempuan Berdaya untuk promosi produk lokal dan memperkuat ekonomi perem...
UMKM Hanarun Handmade Sulap Cangkang Laut Jadi Produk Bernilai
UMKM Hanarun Handmade di Maluku Tenggara mengubah cangkang laut jadi aksesori dan suvenir, didukung HAKI, NI...
Dari Teras Lorong ke Outlet: Kisah Roemah Bagadang
Iqbal mengubah kebiasaan begadang jadi usaha kuliner Roemah Bagadang; kini punya outlet permanen di Palu dan...
MAN 2 Malang Perkuat Kewirausahaan Siswa lewat PKWU dan Koperasi
MAN 2 Kota Malang memperkuat kewirausahaan siswa lewat PKWU, laboratorium praktik, koperasi, dan program Cam...
UMKM Gorontalo Meningkat, Street Coffee Ramai tapi Pendapatan Belum Optimal
UMKM Gorontalo makin berkembang dengan banyaknya kedai street coffee, namun tingginya pengunjung belum sepen...