Harga Emas Antam Stabil di Rp2,67 Juta per Gram (31 Agu 2026)
Harga emas Antam tidak bergerak pada perdagangan awal pekan, Senin, 31 Agustus 2026, tetap di Rp2.670.000 per gram setelah dua hari sebelumnya mengalami pelemahan. Pergerakan ini tercatat di platform Logam Mulia dan dipengaruhi dinamika harga emas global serta nilai tukar rupiah.
Ringkasan harga dan buyback
Data Logam Mulia mencatat harga jual emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.670.000, sementara harga buyback untuk 1 gram tercatat di Rp2.523.000. Ukuran kecil 0,5 gram dijual Rp1.385.000, menjadi pilihan masyarakat yang ingin menabung emas secara bertahap.
Harga beberapa pecahan populer
Investor dengan dana lebih besar cenderung memilih pecahan 100 gram atau lebih. Untuk perdagangan hari ini, 100 gram dipatok Rp261.212.000, sedangkan pecahan 1 kilogram tercatat sebagai harga tertinggi di Rp2.610.600.000.
| Berat (gram) | Harga (Rp) |
|---|---|
| 0,5 | 1.385.000 |
| 1 | 2.670.000 |
| 2 | 5.280.000 |
| 3 | 7.895.000 |
| 5 | 13.125.000 |
| 10 | 26.195.000 |
| 25 | 65.362.000 |
| 50 | 130.645.000 |
| 100 | 261.212.000 |
| 250 | 652.765.000 |
| 500 | 1.305.320.000 |
| 1.000 | 2.610.600.000 |
Faktor yang memengaruhi
Pergerakan harga emas Antam mengikuti sentimen pasar global dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Pada kondisi ketidakpastian ekonomi, emas batangan kerap jadi instrumen lindung nilai karena likuiditas dan permintaan investor ritel serta institusi.
Pilihan bagi investor
Untuk investor pemula yang ingin mulai menabung emas, pecahan 0,5 gram atau 1 gram menjadi opsi terjangkau. Sedangkan investor dengan modal besar cenderung memilih 100 gram ke atas untuk efisiensi biaya per gram.
Dengan harga yang relatif stabil pada 31 Agustus 2026, pelaku pasar sebaiknya memantau perkembangan harga emas global dan gerak rupiah untuk menentukan momen masuk atau keluar posisi investasi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...