Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,69 Juta per Gram
Harga emas Antam di Logam Mulia tercatat stagnan pada perdagangan akhir pekan, Minggu, 9 Agustus 2026. Harga untuk pecahan 1 gram bertahan di Rp2.690.000 per gram, tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi sehari sebelumnya, meski pasar mencatat kenaikan signifikan pada hari sebelumnya.
Detail harga per ukuran
Berdasarkan pembaruan data Logam Mulia, berikut rincian harga emas Antam menurut catatan pembaruan per Minggu, 7 Agustus 2026:
- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.395.000
- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.690.000
- Harga emas Antam 2 gram: Rp5.320.000
- Harga emas Antam 3 gram: Rp7.955.000
- Harga emas Antam 5 gram: Rp13.225.000
- Harga emas Antam 10 gram: Rp26.395.000
- Harga emas Antam 25 gram: Rp65.862.000
- Harga emas Antam 50 gram: Rp131.645.000
- Harga emas Antam 100 gram: Rp263.212.000
- Harga emas Antam 250 gram: Rp657.765.000
- Harga emas Antam 500 gram: Rp1.315.320.000
- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.630.600.000
Pergerakan pasar dan respons investor
Stabilnya harga akhir pekan menunjukkan bahwa pergerakan emas Antam cenderung tertahan setelah mengalami kenaikan sebesar Rp40.000 per gram pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kondisi ini membuat pelaku pasar dan investor kembali mencermati arah harga logam mulia dalam beberapa waktu mendatang.
Logam Mulia menawarkan produk emas batangan dalam berbagai pilihan ukuran, mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram, sehingga memudahkan investor ritel maupun korporasi menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan investasi mereka.
Apa yang perlu diperhatikan
Investor disarankan memantau perkembangan harga harian dan berita ekonomi yang memengaruhi permintaan emas, seperti kebijakan suku bunga global dan sentimen pasar. Stabilitas pada akhir pekan bukan jaminan tren jangka pendek; fluktuasi bisa terjadi saat pasar dibuka kembali pada hari kerja.
Dengan ketersediaan berbagai ukuran dan harga yang tercatat, emas Antam tetap menjadi pilihan investasi likuid bagi masyarakat yang ingin menempatkan dana dalam bentuk logam mulia.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
IHSG Ditutup 6.036,89 pada 2 Okt 2026, Mayoritas Saham Melemah
IHSG ditutup di 6.036,89 pada 2 Okt 2026, turun 0,46%; mayoritas saham melemah dengan transaksi Rp11,79 tril...
IHSG Turun 0,32% ke 5.990 pada Jeda Perdagangan 2 Okt
IHSG sesi I turun 0,32% ke 5.990,20 pada 2 Oktober 2026. Volume tinggi dan tekanan jual mendominasi meski be...
IHSG Dibuka Menguat 0,14% ke 6.018,08, Sentimen Minyak & Inflasi Jadi Perhatian
IHSG dibuka menguat 0,14% ke 6.018,08 pada 2 Oktober 2026; sentimen minyak, inflasi, dan ketegangan geopolit...
Rupiah Menguat Dibuka, Risiko Tekanan dari Kenaikan Harga Minyak
Rupiah dibuka menguat ke Rp17.910 per dolar, namun berisiko melemah karena kenaikan harga minyak dan ketegan...
IHSG Diperkirakan Melemah, Pasar Cermati Laju Inflasi
IHSG diperkirakan melemah dan menguji level 6.000 di tengah aksi jual asing serta kenaikan inflasi September...
DJP Percepat Pemungutan PPh 22 melalui Empat Lokapasar
DJP mempercepat pemungutan PPh Pasal 22 melalui lokapasar mulai 1 Oktober 2026; empat platform ditunjuk dan...