Harga Emas Antam Naik Tipis Rp1.000 per Gram
Pada Rabu, 16 September 2026, harga emas batangan Antam yang dipasarkan lewat Logam Mulia kembali menguat tipis. Kenaikan tercatat sebesar Rp1.000 per gram, sehingga harga satu gram emas Antam menjadi Rp2.593.000. Harga buyback atau pembelian kembali ditetapkan pada Rp2.438.000 per gram.
Rincian harga per pecahan
Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan yang berlaku pada tanggal tersebut. Harga disesuaikan menurut berat tiap produk.
- 0,5 gram: Rp1.346.500
- 1 gram: Rp2.593.000
- 2 gram: Rp5.126.000
- 3 gram: Rp7.664.000
- 5 gram: Rp12.740.000
- 10 gram: Rp24.425.000
- 25 gram: Rp63.437.000
- 50 gram: Rp126.795.000
- 100 gram: Rp253.512.000
- 250 gram: Rp633.515.000
- 500 gram: Rp1.266.820.000
- 1.000 gram: Rp2.533.600.000
Ketersediaan produk dan saran bagi investor
Antam menawarkan emas batangan mulai dari pecahan kecil 0,5 gram hingga 1.000 gram. Pilihan pecahan ini memudahkan pembeli sesuai kebutuhan investasi atau koleksi.
Harga emas diperbarui secara berkala melalui informasi resmi dari Logam Mulia. Oleh karena itu, investor disarankan memperhatikan tren pergerakan harga sebelum melakukan pembelian atau penjualan.
Catatan pembaruan
Pergerakan harga harian yang tipis, seperti kenaikan Rp1.000 per gram pada hari ini, menunjukkan fluktuasi jangka pendek yang wajar. Untuk keputusan investasi jangka menengah atau panjang, pertimbangkan tren lebih luas dan biaya transaksi.
Data harga di atas adalah acuan pada hari Rabu, 16 September 2026, dan dapat berubah sesuai pembaruan resmi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...