Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Terlihat di Greenland, Islandia, dan Spanyol
Gerhana Matahari total akan melintas dan dapat disaksikan oleh jutaan orang di Greenland, Islandia, dan sebagian Spanyol pada 12 Agustus 2026. Peristiwa terjadi ketika Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, sehingga langit siang berubah gelap sementara di jalur totalitas.
Waktu dan lokasi pengamatan
Waktu fase totalitas berbeda-beda bergantung lokasi pengamatan. Di Reykjavik, Islandia, fase totalitas diperkirakan dimulai sekitar pukul 17.48 GMT. Sementara itu, di Gijón, Spanyol, fase totalitas dimulai sekitar pukul 20.26 waktu setempat.
Selain wilayah yang dilewati jalur totalitas, banyak wilayah Eropa lainnya dapat melihat gerhana secara sebagian. Beberapa kota besar bahkan akan menyaksikan lebih dari 90 persen cakram Matahari tertutup.
- London
- Paris
- Dublin
Durasi dan cakupan
Fase totalitas pada gerhana ini dapat berlangsung hingga maksimal dua menit 18 detik. Sebagai catatan, durasi sebenarnya di titik pengamatan tertentu dapat lebih singkat tergantung posisi di jalur totalitas dan kondisi atmosfer.
Fenomena ini merupakan gerhana Matahari total pertama yang melintasi Eropa sejak 1999. Di luar jalur totalitas, pengamat akan melihat gerhana sebagian dengan persentase penutupan Matahari yang bervariasi.
Cara aman menyaksikan gerhana
Keselamatan mata penting saat mengamati gerhana. Pengamatan selama fase sebagian hanya boleh dilakukan dengan alat pelindung khusus.
- Gunakan kacamata gerhana atau filter Matahari yang memiliki sertifikasi keamanan.
- Jangan melihat Matahari langsung menggunakan kaca biasa, film, atau kamera tanpa filter khusus.
- Mata hanya aman melihat tanpa pelindung saat seluruh permukaan Matahari tertutup oleh Bulan pada fase totalitas.
- Segera pasang kembali pelindung ketika sebagian kecil Matahari kembali terlihat.
Apa yang terjadi dan mengapa penting
Gerhana terjadi karena Bulan berada di antara Bumi dan Matahari dan menghalangi cahaya Matahari. Peristiwa ini memberikan kesempatan untuk pengamatan atmosfer, studi ilmiah, dan pengalaman publik yang langka. Pengamat di jalur totalitas akan melihat kegelapan siang hari, sementara pengamat di luar jalur akan merasakan penurunan cahaya yang signifikan.
Persiapan lokasi dan peralatan sangat dianjurkan bagi publik yang ingin menyaksikan fenomena ini. Dengan keselamatan dan informasi waktu yang tepat, warga di wilayah terdampak dapat menikmati salah satu kejadian astronomi paling menarik pada 2026.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...
Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 Sep 2026; satu tahun Mars setara sekitar 687 hari Bumi dan ter...
Crew-13 Meluncur ke ISS, Empat Astronot Gabung Ekspedisi 75
NASA dan SpaceX meluncurkan Crew-13 ke ISS pada 1 Oktober 2026; empat astronaut dijadwalkan bergabung dengan...
Teleskop Roman Tangkap Cahaya Pertama dari Awan Magellan Besar
Nancy Grace Roman lulus uji pandu presisi dan Coronagraph-nya menangkap cahaya pertama dari Awan Magellan Be...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital, Takedown Konten Krusial 4 Jam
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital dengan takedown konten krusial maksimal 4 jam dan mengajak p...
Keuntungan dan Risiko Investasi Emas, Harga Terbaru
Harga emas Pegadaian terkoreksi 29 Sept 2026; emas tetap jadi pilihan lindung nilai namun punya risiko seper...