Ancol Resmikan Gerbang Baru ke JIS, Pengunjung Bisa Naik KRL
Gerbang Ancol–JIS resmi beroperasi pada Senin, 22 Juni 2026, menghubungkan kawasan wisata Ancol langsung ke Jakarta International Stadium (JIS). Peresmian digelar dalam program Jakarta Terhubung dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Fasilitas ini dirancang untuk mempermudah akses publik, terutama penumpang KRL, sehingga mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Peresmian dan tujuan
Peresmian Gerbang Ancol–JIS merupakan bagian dari upaya integrasi antarkawasan di Jakarta Utara. Fasilitas ini menghubungkan JPO Stasiun KRL JIS langsung dengan area wisata Ancol. Tujuan utama adalah meningkatkan konektivitas dan mendorong penggunaan transportasi publik untuk kegiatan rekreasi dan acara olahraga.
Rincian integrasi dan akses
Gerbang baru memadukan akses pejalan kaki dan jalur yang terhubung ke JPO Stasiun KRL JIS, sehingga penonton atau pengunjung dapat turun dari KRL dan langsung menuju Ancol atau JIS tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Integrasi ini juga mencakup koridor yang menghubungkan Ancol, JPO Bersama BTN, dan stasiun KRL JIS.
Dampak terhadap mobilitas dan ekonomi lokal
Pengelola berharap infrastruktur terpadu ini akan memudahkan pengaturan mobilitas dan area parkir saat ada acara berskala besar di JIS. Selain itu, akses yang lebih mudah diperkirakan membuka potensi pergerakan ekonomi dan pariwisata baru di kawasan Jakarta Utara.
“Kehadiran Gerbang Ancol–JIS adalah jawaban atas kebutuhan integrasi kawasan yang telah lama menjadi bagian dari visi pengembangan Jakarta Utara. Ancol kini bertransformasi menjadi bagian dari ekosistem kota yang menghubungkan aktivitas rekreasi dan olahraga,”
— Syahmudrian Lubis, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, saat peresmian di JIS.
Prioritas pembangunan dan konektivitas
Gubernur Pramono menegaskan bahwa pembangunan kota tidak sekadar menambah infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan antarkawasan. Menurutnya, kualitas konektivitas dan integrasi transportasi publik menjadi indikator penting dalam meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global.
“Pengembangan kawasan ini penting untuk mewujudkan area olahraga, wisata, dan hiburan yang terintegrasi serta berstandar internasional. Kami ingin menghadirkan kawasan yang menjadi kebanggaan warga sekaligus menarik perhatian dunia,”
— Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Ke depan
Dengan beroperasinya Gerbang Ancol–JIS, otoritas berharap terjadi peningkatan penggunaan KRL dan moda transportasi publik lain oleh pengunjung Ancol dan penonton acara di JIS. Peningkatan ini diharapkan turut memperkuat identitas Jakarta Utara sebagai pusat olahraga, pariwisata, dan hiburan yang terhubung.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baleg Dorong RUU Air Minum dan Sanitasi Percepat Penurunan Stunting
Baleg DPR mendorong RUU Air Minum dan Sanitasi sebagai instrumen percepat penurunan stunting dengan menekank...
Eks Hotel Sultan Berpotensi Dirobohkan dalam Penataan GBK
Menteri Rosan Roeslani menyatakan eks Hotel Sultan berpotensi dirobohkan dalam rencana penataan menyeluruh k...
Kemenbud Dorong Pelurusan Sejarah W.R. Soepratman dan Perkuat Literasi
Kemenbud mendorong pelurusan sejarah W.R. Soepratman dan memperkuat literasi kepahlawanan untuk mengenalkan...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Tekan Biaya Logistik
Presiden resmikan 1.151 km jalan daerah di 37 provinsi untuk memperkuat konektivitas dan menurunkan biaya lo...
Presiden Minta Hotel Sultan Jadi Ikon Baru Indonesia
Presiden Prabowo minta kawasan Hotel Sultan dikembangkan jadi ikon baru Indonesia terintegrasi dengan GBK; r...
Menteri ESDM Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Bergilir
Menteri ESDM minta PLN segera atasi pemadaman bergilir dengan langkah teknis terukur, sambil memastikan paso...