Taput Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung
Tarutung — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Gerakan Pangan Murah dan memantau ketersediaan bahan pokok di Pasar Tarutung pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan dibuka oleh Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si M.Si, didampingi unsur Forkopimda untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Pelaksanaan dan tujuan
Kegiatan dilaksanakan sebagai langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan inflasi dan meringankan beban rumah tangga. Pembukaan menghadirkan Dandim 0210/TU Letkol Arm., Sekda Henry M.M. Sitompul M.Si, serta pejabat terkait.
Pemerintah daerah bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sibolga dan Perum Bulog Cabang Pematangsiantar untuk kelancaran pelaksanaan dan distribusi.
“Pemerintah secara berkala memantau pergerakan harga komoditas pokok agar tidak melonjak melebihi daerah lain. Melalui pasar murah ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar, sehingga dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga,”
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati pada pembukaan acara. Pernyataan ini menegaskan fokus program pada akses harga terjangkau untuk masyarakat.
Komoditas dan harga
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taput, SEY Pasaribu, melaporkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah berlangsung dua hari, 2–3 September 2026. Pelaksanaan merujuk pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026.
| Komoditas | Jumlah | Harga |
|---|---|---|
| Beras | 8 ton | Rp58.000 per 5 kg |
| Minyak goreng | 4.000 liter | Rp15.000 per liter |
| Gula pasir | 500 kg | Rp17.800 per kg |
| Tepung terigu | 200 kg | Rp13.000 per kg |
| Telur ayam | 6.000 butir | Rp51.000 per papan |
Stok dan distribusi
Pemkab memastikan stok yang disediakan mencukupi selama kegiatan. Jika persediaan pada hari pertama habis, akan ada pasokan tambahan pada hari berikutnya untuk memenuhi kebutuhan warga.
Pengaturan suplai dilakukan bersama Bulog dan BI agar distribusi merata dan harga tetap terjaga di tingkat pasar lokal.
Kebijakan dan koordinasi
Pelaksanaan program mengacu pada kebijakan provinsi untuk gerakan pangan murah serentak di Sumatera Utara. Sinergi antarlembaga menjadi kunci agar intervensi fiskal dan logistik berjalan efektif.
Langkah ini diharapkan dapat mempertahankan stabilitas harga, menekan inflasi lokal, dan menjaga daya beli masyarakat di Tapanuli Utara selama masa ketidakpastian pasokan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Inalum Naik Peringkat jadi idAA/Stable oleh Pefindo
Inalum naik peringkat menjadi idAA/Stable oleh Pefindo untuk periode 18 Agustus 2026–1 Juli 2027, memperkuat...
Orang Tua Diminta 'Cek Transparansi' Sebelum Pilih Susu Formula
Kampanye #CekTransparansiAceKid mengajak orang tua menilai sumber susu, proses produksi, dan kontrol kualita...
Medan Dorong PNM Ubah Skema Pembiayaan Usaha Ultra Mikro
Wali Kota Medan minta PNM Medan ubah skema pembiayaan ultra mikro jadi sistem usaha terstruktur dan terstand...
Wakil Ketua DPRD Medan Sri Rezeki: Amanah Kawal Aspirasi Warga
Hj Sri Rezeki resmi jadi Wakil Ketua DPRD Medan; ia berjanji mengawal aspirasi warga dan memastikan anggaran...
Reses DPRD Medan: Warga Dapil IV Keluhkan Drainase, Jalan, Bansos
Warga Dapil IV Medan mengeluhkan drainase, jalan rusak, banjir, air bersih, LPJU, dan penyaluran bansos; DPR...
Dhody Thahir Ditetapkan Tersangka Pemalsuan Surat Tanah
Dhody Thahir, anggota DPRD Sumut, ditetapkan tersangka pemalsuan surat tanah terkait sengketa di Deli Serdan...