BMKG: 11.630 Gempa Susulan Guncang NTT, 168 Dirasakan Warga
BMKG mencatat 11.630 gempa susulan mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak gempa utama magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 hingga 3 September 2026 pukul 05.00 WIB. Dari jumlah itu, 168 kali gempa susulan dilaporkan terasa oleh warga, sementara magnitudo terbesar mencapai 6,2 dan terkecil 0,6.
Rekap gempa susulan
BMKG menyatakan rentetan gempa susulan diperkirakan akan meluruh secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Data terakhir menunjukkan aktivitas masih berlangsung dan terus dipantau secara real time.
- Total kejadian: 11.630 kali (hingga 3 Sept 2026, 05.00 WIB)
- Gempa terkuat: magnitudo 6,2
- Gempa terlemah tercatat: magnitudo 0,6
- Gempa > 5,0: 36 kejadian
- Terasa oleh masyarakat: 168 kejadian
“Pembaruan data gempa bumi susulan hingga tanggal 3 September 2026 pukul 05.00 WIB, total mencapai 11.630 kali.”
Gempa terbaru dan karakteristik
Pada Kamis pagi tercatat gempa susulan dengan magnitudo 3,1 terjadi pukul 07.57 WIB. Pusat gempanya berada pada kedalaman relatif dangkal, yakni 10 kilometer.
BMKG memaparkan koordinat pusat gempa berada pada 8,4 Lintang Selatan dan 121,33 Bujur Timur. Rangkaian getaran ini merupakan lanjutan aktivitas seismik setelah gempa utama pada 15 Agustus 2026.
“Dari total tersebut, sebanyak 168 kali gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.”
Pemantauan dan imbauan
BMKG memastikan pemantauan akan terus dilakukan dan data diperbarui sesuai hasil pencatatan terbaru. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.
Informasi resmi dan pembaruan publikasi dapat diakses melalui akun resmi BMKG, termasuk @infoBMKG. Warga di wilayah terdampak diminta tetap waspada dan menyiapkan langkah mitigasi sederhana seperti menyiapkan peralatan darurat dan menentukan titik kumpul keluarga.
Aktivitas gempa susulan masih mungkin terjadi, sehingga pemantauan dan kesiapsiagaan publik tetap menjadi prioritas menjalani masa pascabencana ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemutakhiran DTSEN Tambah 4,33 Juta Penerima Bansos
Pemutakhiran DTSEN menambah 4.330.417 KPM penerima bansos per 8 September 2026, sehingga PKH dan bantuan sem...
Pemerintah Tambah SPHP Jagung Pakan 150 Ribu Ton untuk Peternak UMKM
Pemerintah menambah 150.000 ton SPHP jagung pakan untuk peternak UMKM dan minta Bulog perpanjang penyaluran...
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP untuk Jaga Harga
Pemerintah menambah alokasi beras SPHP medium 1 juta ton untuk menstabilkan harga di musim kemarau dan mempe...
Kodam Jaya Kerahkan 147 Water Tank untuk Bersihkan Debu Vulkanik
Kodam Jaya mengerahkan 147 water tank pada 8 Sept 2026 untuk membersihkan debu vulkanik di ruas jalan DKI Ja...
Operasional Bandara Soekarno-Hatta Belum Pulih Sepenuhnya
Operasional Bandara Soekarno-Hatta belum pulih 100% pascaabu Gunung Anak Krakatau; banyak penerbangan delay...
ISPA di Bandarlampung Meningkat Jadi 716 Kasus
Dinkes Bandarlampung melaporkan kasus ISPA naik dari 527 (4 Sept) menjadi 716 kasus (7 Sept 2026), masih did...