Pria 30 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Kamar Kos Pematangsiantar
Seorang pria berinisial BRS (30) ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar kos di Jalan Sipirok, Siantar Barat, Pematangsiantar, Rabu (10/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban merupakan warga Kampung Kalibata, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan diduga mengakhiri hidupnya terkait masalah hubungan asmara.
Penemuan jenazah
Kapolsek Siantar Barat, Iptu Raja Kaya Haloho, memimpin pemeriksaan lokasi kejadian bersama personel Pamapta, piket fungsi, dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar. Petugas menemukan korban dalam posisi tergantung di kamar mandi, dengan pengikat dari sprei yang disandarkan pada ventilasi kamar mandi.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemko Pematangsiantar membantu mengevakuasi jenazah ke ruang jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih untuk proses visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kronologi kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB ketika pacar korban berinisial IN datang ke kos namun kamar dalam keadaan terkunci. Setelah mengetuk tanpa respon, IN meminta penjaga kos bernama Fazar membuka paksa kamar.
Fazar lalu masuk ke kamar melalui jendela, membuka pintu dari dalam, dan bersama IN menemukan BRS sudah tergantung di kamar mandi. Awalnya IN menduga korban masih hidup, sehingga meminta korban diturunkan. Namun setelah diturunkan diketahui korban telah meninggal dunia. Kedua saksi kemudian melapor ke Polres Pematangsiantar.
Polisi juga mencatat korban tiba di Pematangsiantar pada Sabtu (6/6) menggunakan bus ALS dan baru menginap dua hari di kamar kos tersebut untuk bertemu dengan pacarnya.
Kesimpulan sementara
"Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi dan hasil olah TKP, menyimpulkan korban meninggal dunia akibat gantung diri menggunakan sprei tempat tidur yang mengikatkannya pada ventilasi kamar mandi. Dugaan penyebab gantung diri, adanya masalah hubungan asmara dengan pacar korban. Saat ini, jenazah korban sudah mengevakuasinya ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan medis serta menunggu keluarga korban," jelas Kapolsek Siantar Barat.
Tindakan lanjutan
Petugas kepolisian masih melakukan olah TKP lengkap dan menunggu hasil visum forensik sebagai bagian dari penyelidikan. Polisi juga berupaya menghubungi keluarga korban untuk proses penyerahan jenazah dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian aparat setempat dan proses penyelidikan dijalankan untuk memastikan penyebab pasti serta memverifikasi keterangan saksi-saksi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Binjai Waspada Pancaroba: Dinkes dan BPBD Ingatkan Empat Penyakit
Dinkes dan BPBD Binjai mengimbau waspada selama pancaroba: antisipasi angin, banjir, serta empat penyakit um...
Wali Kota Pematangsiantar Pimpin HLM Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi
Wali Kota Wesly pimpin HLM TPID-TP2DD-TPAKD di BI Pematangsiantar untuk jaga inflasi, percepat ETPD, dan per...
Tokoh Subulussalam Sepakat Hidupkan Kembali OGLS Rundeng
Tokoh Subulussalam, Wali Kota, dan mantan pejabat sepakat menghidupkan kembali OGLS Rundeng untuk melestarik...
Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak 120 Rumah di Medan Johor
Hujan deras dan angin kencang pada 18/8 merusak 120 rumah di Medan Johor; polisi turun tangan dan dirikan te...
Wakil Ketua PDI-P Desak Copot Kepala BGN Sumut Usai Keracunan MBG
Wakil Ketua PDI-P Sumut mendesak pencopotan Kepala BGN Sumut setelah ratusan siswa keracunan dalam program M...
Kejari Medan Terima Berkas Dugaan Penganiayaan Antonius Tumanggor
Kejari Medan menerima berkas dugaan penganiayaan terhadap anggota DPRD Antonius Tumanggor; berkas kini ditel...