Disbudparekraf Sumut Gelar Fam Trip bersama Scoot ke Destinasi Unggulan
BAHOROK, Sumatera Utara — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Sumatera Utara bersama maskapai Scoot Airlines menggelar Familiarization Trip pada 11-15 Oktober 2026. Kegiatan ini menyasar jurnalis dan delegasi asal Tiongkok untuk memperluas promosi destinasi unggulan Sumut dan menarik wisatawan internasional, khususnya dari kawasan Tiongkok dan Asia.
Rangkaian kunjungan ke destinasi prioritas
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudparekraf Sumut, Dedi Arian Rizki Siregar, menjelaskan delegasi dibawa ke sejumlah titik wisata penting. Kunjungan difokuskan pada lokasi yang menonjolkan keunikan alam dan satwa endemik.
- Bukit Lawang dan trekking di Taman Nasional Gunung Leuser
- Kawasan wisata dan budaya di Kota Medan
- Area pariwisata Danau Toba
Menurut Dedi, tujuan utama kegiatan adalah memperkenalkan ragam pengalaman wisata yang berbeda dari destinasi populer lain, agar menarik minat pelancong internasional.
Target promosi: pasar Tiongkok dan Asia
Dedi menyatakan bahwa kampanye ini dirancang untuk menjaring wisatawan dari Tiongkok serta wilayah Asia lainnya. Ia berharap delegasi yang datang bisa menjadi katalis promosi saat kembali ke negara asal.
"Di Fam Trip kali ini kita bawa delegasi dari Tiongkok ke sejumlah destinasi wisata unggulan Sumut. Mulai dari Bukit Lawang, trekking ke Taman Nasional Gunung Leuser, wisata di Kota Medan, hingga kawasan Danau Toba," ujar Dedi, Selasa (13/10/2026).
Respons delegasi asal Tiongkok
Salah seorang peserta dari Tiongkok, Wang Jiayi, menyampaikan kekagumannya terhadap beragam atraksi Sumatera Utara. Ia menilai kawasan ini menawarkan pengalaman wisata yang belum banyak dikenal wisatawan internasional.
"Sumatera Utara sangat luar biasa, wisatawan biasa hanya mengenal wisata populer seperti Bali. Namun di sini juga memiliki beragam wisata unggulan, mulai dari kekayaan alam, keunikan hewan endemiknya, dan pengalaman barunya," kata Wang.
Wang meyakini delegasi yang mengikuti kegiatan ini akan mempromosikan pengalaman mereka setelah kembali ke negaranya.
Dampak dan langkah berikutnya
Inisiatif ini merupakan upaya strategis Disbudparekraf Sumut untuk memperluas pasar wisata internasional melalui kerja sama maskapai dan media asing. Ke depan, pihak provinsi diharapkan menindaklanjuti dengan paket promosi dan kemudahan akses bagi wisatawan mancanegara.
Dengan menjadikan delegasi internasional sebagai duta pengalaman, pemerintah daerah berharap lonjakan kunjungan ke destinasi unggulan di Sumatera Utara dapat tercapai dalam jangka menengah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Jalan Rusak Parah di Nias Selatan, Perbaikan Masih Tertunda
Ruas jalan Nias Selatan berlubang dan ambles; perbaikan tertunda karena paket preservasi belum berkontrak, p...
Polisi Bakar 6 Barak di Kampung Narkoba Serbajadi, 1 Ditangkap
Tim gabungan bakar enam barak kampung narkoba di Desa Serbajadi, Deliserdang; satu pria diamankan dan dua pa...
Polrestabes Medan Tangkap Dua Wanita Pengguna Vape Getar di Penginapan
Polrestabes Medan dan Bareskrim menangkap dua wanita pengguna vape getar di penginapan Jalan Dahlia. Barang...
DKP Aceh dan Teknik Industri USK Perkuat Hilirisasi Perikanan
DKP Aceh dan Teknik Industri USK berkolaborasi mendorong hilirisasi perikanan lewat inovasi produk, mekanisa...
Rektor UDA Dilaporkan ke Poldasu Terkait Ijazah S2 Ditahan
Rektor UDA dilaporkan ke Poldasu atas dugaan penggelapan ijazah 11 mahasiswa S2 yang ijazahnya ditahan meski...
Banjir Besitang Langkat: 719 KK Terdampak, Evakuasi dan Bantuan Dipercepat
Hujan deras menyebabkan Sungai Besitang meluap; 719 KK terdampak, pengungsian dibuka, dan bantuan logistik s...