Lokal

Banjir Besitang Langkat: 719 KK Terdampak, Evakuasi dan Bantuan Dipercepat

Bagikan:
Warga mengungsi akibat banjir di Besitang, Langkat dengan tenda dan bantuan logistik

Besitang, Langkat — Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, memastikan kebutuhan warga terdampak banjir di Kecamatan Besitang terpenuhi melalui koordinasi lintas sektor, evakuasi, penyaluran logistik, dan pelayanan kesehatan pada Senin (12/10). Banjir terjadi setelah hujan deras yang menyebabkan Sungai Besitang meluap.

Penyebab dan wilayah terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat melaporkan hujan deras meningkatkan debit Sungai Besitang dan Sungai Salapian. Luapan menggenangi sejumlah desa di Besitang dan mengikis penyangga jembatan di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian.

Di Besitang, ketinggian air tercatat:

  • Desa Sekoci: 100–150 cm
  • Desa Arasnapal: 50–100 cm
  • Kelurahan Kampung Lama: 10–30 cm

Jumlah korban dan pengungsian

Data sementara BPBD mencatat 719 kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Hingga saat laporan, belum terdapat korban jiwa.

Dusun/Desa Jumlah KK terdampak
Dusun Sejambu 220 KK
Dusun Sidodadi 240 KK
Dusun Pantai Pulau 75 KK
Dusun Suka Ramai 114 KK
Dusun Sekoci 70 KK

Pengungsian dibuka di beberapa titik. Rinciannya:

  • Posko Dusun Sekoci: 40 KK
  • Posko Dusun Sidodadi: 80 KK
  • Posko Dusun Suka Ramai: 120 KK
  • Posko Dusun Sejambu: 30 KK
  • Masjid Raya Besitang (depan Puskesmas): sekitar 300 warga Kelurahan Kampung Lama
  • Madrasah di Dusun Sekoci: sekitar 70 warga Desa Sekoci

Bantuan logistik yang disalurkan

BPBD Langkat dan Dinas Sosial menyalurkan bantuan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

Bantuan dari BPBD pada Minggu (11/10) dan Senin (12/10):

  • 10 kotak mi instan (11/10)
  • 9 karung beras (11/10)
  • 1 kotak minyak goreng (11/10)
  • 50 karung beras dan 50 kotak mi instan (12/10)

Bantuan Dinas Sosial yang diserahkan ke Camat Besitang meliputi:

  • 30 karung beras (10 kg per karung)
  • 30 kotak mi instan
  • 30 papan telur
  • 150 paket pakaian anak, 100 stel pakaian bayi, 200 potong pakaian dewasa
  • 75 selimut, 30 paket family kit, 30 paket kidsware
  • 2 kotak makanan anak, 3 kotak makanan siap saji
  • 10 tenda gulung, 2 tenda prisma

Pelayanan kesehatan dan kendala distribusi obat

Puskesmas Besitang mengerahkan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan secara mobile di posko pengungsian, termasuk Masjid Raya Besitang dan madrasah di Desa Sekoci. Keluhan yang paling sering ditemukan adalah batuk dan pilek.

Distribusi obat di Desa Sekoci mengalami kendala karena akses jalan masih terendam. Untuk mengatasi sementara, bidan Pustu menggunakan persediaan obat pribadinya. Layanan Puskesmas tetap beroperasi 24 jam dengan pembagian tugas antara petugas lapangan dan pusat.

Tindak lanjut dan koordinasi

BPBD, Dinas Sosial, camat, pemerintahan desa, dan tenaga kesehatan terus bersinergi untuk memantau perkembangan, mengantisipasi perubahan kondisi, dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga hingga situasi berangsur pulih.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait