Bupati Tapteng Soroti Ketimpangan ASN dan Luncurkan Penataan Birokrasi
PANDAN — Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyoroti ketimpangan distribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih terpusat di ibu kota kabupaten. Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan 16 pejabat administrator dan pengawas di Gedung Serbaguna Pandan, Senin (12/10).
Masinton meminta penataan birokrasi diarahkan untuk memastikan pelayanan publik cepat, merata, dan berkualitas di seluruh kecamatan. Ia menegaskan penempatan pegawai harus berbasis kebutuhan nyata, bukan rutinitas administratif.
Ketimpangan ASN dan instruksi bupati
Bupati menilai kompleksitas pembangunan menuntut aparatur bekerja profesional dan responsif. Ia menyoroti perbedaan jumlah ASN antar kecamatan yang signifikan, dan meminta evaluasi cepat dari Sekda dan BKPSDM.
Masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir, responsif, profesional, dan mampu menyelesaikan persoalan secara nyata. Kita harus membangun sistem pemerintahan yang benar-benar bekerja untuk daerah dan masyarakat Tapanuli Tengah.
Masinton menambahkan bahwa kecamatan bukan sekadar perpanjangan administratif, melainkan simpul penting penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Data ASN dan rencana redistribusi
Berdasarkan data Juli 2026, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Tapteng mencapai 8.098 orang. Namun distribusi belum merata sesuai kebutuhan wilayah dan OPD.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total ASN | 8.098 |
| PNS | 3.859 |
| PPPK | 1.074 |
| PPPK paruh waktu | 3.165 |
Contoh ketimpangan: Kecamatan Pandan tercatat 98 ASN, sedangkan Manduamas dan Sukabangun masing-masing hanya 7 ASN. Untuk mengatasi itu, Pemkab menyusun rancangan kebutuhan awal 20 jabatan per kecamatan.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Jumlah kecamatan | 20 |
| Total jabatan (rancangan) | 400 |
| Jabatan administrator | 40 |
| Jabatan pengawas | 140 |
| Jabatan pelaksana | 220 |
Rancangan tersebut bukan untuk menambah pegawai baru. Tujuannya adalah dasar penataan dan redistribusi aparatur sesuai kebutuhan organisasi dan kondisi geografis.
Birokrasi berorientasi hasil
Masinton meminta perubahan pola kerja birokrasi menjadi lebih efektif dan terukur. Ia menekankan budaya kerja berbasis data, target jelas, waktu penyelesaian, transparansi, dan akuntabilitas.
Pimpinan OPD diminta memperkuat pemantauan kinerja dan pengendalian internal. Menurutnya, rapat dan laporan tidak boleh menjadi tujuan akhir; setiap program harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemkab juga menegaskan penerapan sistem merit melalui manajemen talenta. Penempatan pejabat harus mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, potensi, dan integritas.
16 pejabat yang dilantik
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati, Sekda, asisten, pimpinan OPD, tokoh agama, dan undangan lain. Berikut 16 pejabat yang dilantik:
- Rani Ramadhani, S.Sos. — Camat Pinangsori
- Panuturi Simatupang, SE., MM. — Kabag Perekonomian dan Administrasi Pembangunan
- Darman Simatupang, SE., MM. — Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan
- Sherin, S.Sos., MAP. — Sekretaris Dinas Koperasi, UKM
- Eko Prawira Hutagalung, SE., MM. — Kabid Perbendaharaan
- Tiurlina Hasmawati Sihite, SP., MM. — Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan
- Lintong Putra Jaya Sihombing, ST. — Kabid Jalan dan Jembatan
- Jeffree Nimitz Simanjuntak, ST. — Kabid Pengairan, Rawa dan Pantai
- Johny Anry Natua Sinaga, S.Sos., MM. — Sekretaris Kecamatan Lumut
- Sudarman Siringo Ringo, S.Pd., M.Si. — Sekretaris Kecamatan Pandan
- Henrolis Perjuangan Purba, SE. — Sekretaris Kecamatan Andam Dewi
- Rahmat Kabul Tumanggor, SE. — Kasi Pertamanan, Penerangan dan Kebersihan Kecamatan Sirandorung
- Nanny Washita Siregar, SE., MM. — Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Pandan
- Dolly Indrawan NST, SH. — Kasubid Prabencana dan Pascabencana BPBD
- Hadi Sulaiman Tarihoran, SE. — Kasubid Penagihan dan Keberatan PBB/Non-PBB
- Joy Sandy Pasaribu, ST. — Kasubag Kepegawaian, Keuangan dan Program Dinas PUPR
Menutup arahannya, Bupati meminta pejabat baru menjadi teladan, membangun tim kerja solid, mengembangkan kemampuan staf, dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...
Sopir Angkot Demo, TPID Turunkan Harga Cabai, Revitalisasi Pasar Petisah
Puluhan sopir angkot demo di Mapolda Sumut tuntut pemeriksaan Ketua KPUM; TPID turun tangan tekan harga caba...