Lokal

Fajri Bantah Kritik: Lokot Pimpin Demokrat Sumut Secara Efektif

Bagikan:
Fajri Akbar mendukung kepemimpinan Lokot Nasution di Demokrat Sumut

Medan, 13 Agustus — Kader muda Partai Demokrat, Fajri Akbar, membantah keras narasi internal yang menilai kepemimpinan Ketua DPD Demokrat Sumut, Lokot Nasution, kurang maksimal karena sering berada di Jakarta. Fajri menegaskan posisi Lokot sebagai Anggota DPR RI tidak menghalangi tugasnya sebagai ketua daerah dan justru membawa wajah baru bagi Demokrat Sumut.

Atasan sering ke Jakarta, tapi tetap turun ke daerah

Fajri mengakui Lokot kerap berada di ibu kota karena tugas sebagai wakil rakyat. Namun, menurutnya, kehadiran Lokot di Sumatera Utara tetap intensif ketika diperlukan.

“Beliau ini selama berada di Sumatera Utara itu selalu turun ke lapangan, selalu turun menjumpai masyarakat,”

Fajri menyebut bukti aktivitas Lokot bisa dilihat melalui akun media sosial pribadi yang menampilkan program APBN untuk membantu masyarakat Sumut.

Regenerasi dan komposisi kader

Fajri menilai kepemimpinan Lokot mendorong regenerasi. Saat ini struktur Demokrat Sumut didominasi kader muda dan generasi milenial yang terus bergabung memperkuat partai.

“Demokrat Sumatera Utara yang dipimpin Pak Lokot Nasution selama ini itu sebenarnya menunjukkan Demokrat yang lebih fleksibel dewasa ini, modern,”

Menurut Fajri, pola tersebut menunjukkan partai bergerak modern dan adaptif, bukan stagnan atau terfokus hanya pada politik daerah semata.

Catatan elektoral dan konteks penurunan kursi

Dari sisi elektoral, Fajri menyatakan perolehan kursi Demokrat di DPR RI dari dapil Sumut bertahan di empat kursi. Di tingkat kabupaten/kota, capaian relatif stabil dengan fluktuasi antar daerah.

Sementara di DPRD Provinsi, Demokrat mengalami penurunan kursi dari sembilan menjadi lima. Fajri meminta publik memahami konteks: dua anggota partai sebelumnya meninggal dunia sehingga proses regenerasi belum optimal pada saat pemilu.

“Kita tidak bisa juga menyalahkan Pak Lokot. Beliau pada waktu itu masa transisi, baru memimpin sudah mengikuti pemilihan umum legislatif,”

Prestasi Pilkada dan dukungan nasional

Fajri juga menyoroti capaian Demokrat Sumut pada Pilkada dan pilpres. Dari 33 kabupaten/kota, Demokrat mengusung atau mendukung di 19 daerah yang akhirnya menang, termasuk kemenangan Gubernur Bobby Nasution.

Selain itu, Demokrat di bawah kepemimpinan Lokot berkontribusi pada kemenangan pasangan presiden di tingkat provinsi.

Penutup: harapan dan prospek

Fajri optimistis Demokrat Sumut bisa meraih posisi lebih tinggi jika kepemimpinan Lokot dilanjutkan. Ia menyerukan iklim politik yang sehat dan penghargaan terhadap kapasitas generasi muda dalam kepemimpinan partai.

“Demi Demokrat Sumatera Utara yang nasionalis, religius, dan berbuat jauh lebih baik lagi untuk Sumatera Utara, saya pikir Demokrat Sumatera Utara ini butuh sosok Bapak Haji Muhammad Lokot Nasution,”

Pernyataan Fajri menutup bantahan terhadap narasi yang menurutnya kurang beralasan dan berpotensi melemahkan upaya partai di tingkat daerah maupun nasional.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait