Wali Kota Eri Evaluasi Pengawasan Parkir setelah Laporan di Ampel-Blauran
Surabaya — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mempertanyakan efektivitas pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) setelah menerima laporan dugaan pelanggaran parkir di kawasan Ampel dan Pasar Blauran pada Rabu, 14 Oktober 2026. Laporan menyebut tarif parkir Rp 5.000 dan penggunaan lahan parkir yang tidak sesuai ketentuan tetap terjadi meski petugas berada di lokasi. Eri meminta evaluasi menyeluruh dan tindakan tegas agar pelanggaran tidak berulang.
Evaluasi pengawasan Dishub
Dalam pertemuan evaluasi bersama jajaran Dishub di ruang kerja, Eri memutar rekaman video kiriman warga yang menampilkan dugaan pelanggaran tersebut. Ia menegaskan kehadiran petugas di lapangan harus lebih dari sekadar formalitas.
Menurut Eri, petugas yang ditempatkan semestinya mencegah pelanggaran dan menindak pelaku bila ditemukan pelanggaran. Karena itu, pimpinan Dishub diminta menilai kinerja personel secara ketat.
"Kalau ada jukir liar, bukan berarti anak-anak Dishub diam saja. Saya tidak mau kejadian ini terulang lagi. Saya beri kewenangan untuk bertindak tegas,"
Permintaan penataan juru parkir
Eri juga meminta penataan kembali juru parkir di titik-titik rawan seperti Ampel dan Pasar Blauran. Ia menekankan juru parkir yang tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan harus diganti oleh personel yang mampu menjaga ketertiban.
"Ganti juru parkirnya kalau memang tidak bisa bekerja dengan benar. Pilih sendiri warga Surabaya. Warga Surabaya juga membutuhkan pekerjaan,"
Dia mendorong agar kesempatan kerja sebagai juru parkir diberikan kepada warga lokal yang bertanggung jawab. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepatuhan tarif dan keteraturan penggunaan ruang publik.
Langkah tindak lanjut dan harapan
Pemkot diharapkan menindaklanjuti laporan dengan pemeriksaan lapangan, evaluasi petugas, dan penegakan aturan terhadap pelanggaran yang terbukti. Eri meminta pengawasan berkelanjutan agar penggunaan lahan parkir sesuai peruntukan dan tidak merugikan masyarakat.
Eri mengapresiasi peran warga yang mengirim rekaman karena laporan masyarakat membantu pemerintah mengidentifikasi masalah di lapangan dan menjadi bahan evaluasi pelayanan publik.
"Saya berterima kasih kepada warga yang mengirimkan video. Semakin kita bersama-sama menjaga Surabaya, kota ini bisa semakin tertib dan aman,"
Dengan pengawasan konsisten dan partisipasi warga, penataan parkir di Ampel, Pasar Blauran, dan titik lain di Surabaya diharapkan semakin tertib serta memberikan kepastian layanan bagi pengguna parkir.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Puan Minta Perlindungan Menyeluruh bagi Korban Karhutla
Puan Maharani minta pemerintah perkuat perlindungan warga terdampak karhutla, bukan hanya pemadaman tetapi j...
Surabaya siapkan 50 Ha lahan pemakaman di Sumberejo
Pemkot Surabaya menyiapkan lahan cadangan 50 hektare di Sumberejo untuk kebutuhan pemakaman Surabaya Barat,...
Demang Sambang: Dimas Pratama Serap Aspirasi Petani Tulungagung
Dimas Pratama menggelar Demang Sambang di Ngunut dan Sumbergempol, menyerap aspirasi petani dan menyosialisa...
Trenggalek Siapkan Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan Desa
Ketua DPRD Trenggalek rencanakan pembangunan sumur bor untuk atasi kekeringan berulang di desa-desa, setelah...
MJC Dorong Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat di Jawa Timur
MJC diusulkan melibatkan 100 talenta muda untuk mendigitalisasi 2.574 pasar rakyat Jatim, membuka pemasaran...
Digitalisasi 2.574 Pasar Jatim Libatkan Talenta Muda lewat MJC
MJC diusulkan mendigitalisasi 2.574 pasar rakyat Jawa Timur dengan melibatkan talenta muda untuk pemasaran d...