Nasional

DWP Kemenkop Galakkan Donor Darah untuk Budaya Peduli

Bagikan:
Peserta donor darah DWP Kemenkop bersama PMI DKI di Jakarta

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi menggelar kegiatan donor darah untuk menumbuhkan budaya kepedulian sosial di lingkungan kementerian pada Senin, 31 Agustus 2026 di Jakarta.

Kegiatan dan partisipan

Acara bertajuk DWP Sehat: Setetes Darah, Berikan Harapan bagi Sesama melibatkan sekitar 150 peserta dari Kemenkop, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), serta anggota DWP. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta.

Tujuan dan manfaat

Penasihat DWP Kemenkop, Sita Ferry Juliantono, mengatakan donor darah menjadi wujud kontribusi nyata keluarga besar Kemenkop. Kegiatan tersebut juga memberi kesempatan kepada pendonor untuk memantau kondisi kesehatan mereka melalui pemeriksaan pra-donor.

Donor darah bukan sekadar agenda sosial, melainkan wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap sesama. Setetes darah yang disumbangkan itu dapat menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan nyawa.

— Sita Ferry Juliantono, Penasihat DWP Kemenkop

Kebersamaan dan kesinambungan

Sita menilai kegiatan sosial seperti donor darah dapat memperkuat kebersamaan antarpegawai dan anggota DWP. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, aksi ini meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kontribusi sosial.

Ia berharap aksi ini tidak berhenti sebagai rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan saja, melainkan dijadikan program berkelanjutan dalam budaya sosial Kemenkop. Sita juga menyampaikan apresiasi kepada PMI DKI Jakarta dan seluruh panitia atas dukungan pelaksanaan acara.

Dampak dan langkah ke depan

Pelaksanaan donor darah oleh DWP Kemenkop menunjukkan komitmen institusi terhadap kepedulian sosial yang bersifat praktis dan terukur. Jika rutin digelar, program serupa berpotensi menjadi bagian dari rutinitas pegawai yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mendorong lebih banyak unit kerja dan organisasi kemasyarakatan untuk menyelenggarakan aksi donor darah secara berkala, sehingga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat meningkat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait