Teknologi

Dragon SpaceX Sukses Mendarat di Pasifik, Bawa Pulang Sampel ISS

Bagikan:
Kapsul SpaceX Dragon mendarat di Samudra Pasifik membawa sampel dan perangkat keras dari ISS

Wahana kargo Dragon milik SpaceX berhasil mendarat di Samudra Pasifik pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 05:11 PDT (08:11 EDT) di lepas pantai California dekat Oceanside. Pendaratan menutup misi ke-34 layanan kargo komersial untuk NASA dan membawa kembali sampel serta perangkat keras penting dari International Space Station (ISS).

Pendaratan dan kronologi

Kapsul Dragon melepaskan diri dari ISS pada 16 Juni pukul 12:25 siang EDT sebelum melakukan perjalanan pulang ke Bumi. Tim darat SpaceX kemudian memandu kapsul melakukan pemulihan yang berhasil di perairan Pasifik lepas pantai California.

Sampel penelitian yang dikembalikan

Dragon membawa berbagai sampel penelitian yang dapat berdampak pada eksplorasi luar angkasa dan aplikasi di Bumi. Di antara materi penelitian yang dibawa pulang adalah:

  • Jaringan organ hasil bioprinting dan tulang rawan
  • Material berbasis DNA untuk riset terapi kanker
  • Data eksperimen tentang peningkatan penyimpanan bahan bakar kriogenik untuk misi masa depan

Perangkat keras dan peralatan yang dikembalikan

Selain sampel ilmiah, misi ini juga membawa kembali sejumlah perangkat keras dari stasiun luar angkasa. Peralatan itu termasuk alat pencitraan mata yang digunakan untuk memantau kesehatan awak selama di luar angkasa.

  • Tempat tidur penyerap yang dirancang untuk menyaring kontaminan dari udara kabin
  • Sistem pompa pemisah dari kompartemen limbah dan kebersihan

Peluncuran dan dukungan misi

Dragon sebelumnya tiba di ISS pada 17 Mei setelah diluncurkan dua hari sebelumnya menggunakan roket Falcon 9 dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida. Misi ini merupakan bagian dari program komersial yang mendukung operasional harian dan riset di stasiun.

Impak dan langkah selanjutnya

Kembalinya sampel ini memungkinkan peneliti untuk menganalisis hasil eksperimen dalam kondisi gravitasi Bumi. Temuan dari jaringan bioprinting, studi DNA, dan data penyimpanan bahan bakar kriogenik dapat memberi masukan bagi pengembangan teknologi medis dan pengoperasian misi luar angkasa selanjutnya.

Dengan pendaratan sukses ini, SpaceX dan NASA melanjutkan siklus pengiriman dan pengembalian barang yang krusial untuk program ISS, sekaligus mempersiapkan prosedur dan teknologi untuk misi-misi di masa depan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait