Nasional

Puluhan Anggota DPR Padati Gedung Kura-Kura Jelang RAPBN 2027

Bagikan:
Anggota DPR memasuki Gedung Kura-Kura menjelang rapat paripurna RAPBN 2027

Puluhan anggota DPR RI memadati Gedung Kura-Kura, Senayan, Jakarta, Rabu 20 Mei 2026. Kedatangan itu terjadi menjelang Rapat Paripurna di mana Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal RAPBN 2027.

Kedatangan anggota DPR

Sejak sekitar pukul 08.40 WIB, puluhan wakil rakyat terlihat berjalan berkelompok menuju Gedung Kura-Kura. Mereka umumnya bergerak bersama fraksi masing-masing, meski beberapa anggota datang secara terpisah.

Aktivitas kedatangan berlangsung tertib dan ramai. Pegawai, staf, dan tamu undangan mulai terlihat memenuhi area lobi sejak pagi hari.

Pengamanan diperketat

Pengamanan di Kompleks Parlemen Senayan diperketat menjelang rapat. Sejumlah petugas keamanan bersiaga di pintu masuk Gedung Nusantara dan titik akses menuju ruang sidang paripurna.

Pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung dilakukan secara ketat. Petugas menggunakan alat pemindai dan metal detector serta mengatur arus keluar-masuk pengunjung di area pemeriksaan.

Suasana media dan protokol

Sejumlah awak media tampak standby di area Gedung Nusantara II. Para jurnalis datang mengenakan setelan jas hingga batik, siap meliput jalannya rapat paripurna.

Petugas keamanan juga ditempatkan di beberapa titik untuk memastikan protokol berjalan lancar dan suasana di sekitar lobi tetap kondusif.

Agenda rapat paripurna

Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dijadwalkan berlangsung pagi ini. Agenda utama adalah penyampaian kerangka ekonomi makro pemerintah dan kebijakan fiskal untuk RAPBN 2027.

Selain penyampaian oleh Presiden, DPR juga akan membahas beberapa agenda legislasi nasional, antara lain:

  • Evaluasi Program Legislasi Nasional RUU Prioritas Tahun 2026
  • Revisi Undang-Undang Polri

Agenda ini sekaligus disebut sebagai kehadiran perdana Presiden Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI.

Presentasi fiskal oleh Presiden menjadi titik perhatian utama karena memaparkan kerangka yang akan menjadi dasar pembahasan anggaran tahun berikutnya. Rapat paripurna dipantau ketat oleh anggota DPR, media, dan aparat keamanan hingga agenda selesai.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!