Calvin Verdonk Selangkah Lagi ke Liga Champions
Calvin Verdonk berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di UEFA Champions League setelah klubnya, LOSC Lille, memastikan finis peringkat ketiga Ligue 1 musim 2025-2026, Senin 18 Mei 2026. Kenaikan Lille ke posisi tiga besar membuat tim Prancis itu lolos langsung ke putaran utama Liga Champions 2026-2027.
Kunci klasemen dan hasil pertandingan
Lille memastikan tiket Champions meski kalah 0-2 dari Auxerre pada laga terakhir. Dua gol Auxerre dicetak melalui brace Lassine Sinayoko.
Namun, hasil laga lain menjadi penentu. Rival terdekat Lille, Lyon, justru kalah telak 0-4 dari Lens sehingga Lille tetap unggul satu poin.
Dengan raihan 61 poin, Lille menutup musim di peringkat ketiga, unggul atas Lyon di posisi keempat. Sistem Ligue 1 memberi empat slot ke kompetisi Eropa, dengan tiga tim teratas langsung ke fase grup Liga Champions.
Peluang sejarah bagi Calvin Verdonk
Bek berusia 28 tahun itu kini berpeluang menjadi anggota Skuad Garuda pertama yang berlaga di panggung tertinggi antarklub Eropa. Jika tampil bersama Lille di musim depan, Verdonk akan mencatatkan pencapaian penting bagi sepak bola Indonesia.
Nasib pemain diaspora Indonesia di Eropa
Pencapaian Verdonk kontras dengan nasib pemain keturunan Indonesia lain yang berlaga di Eropa musim ini. Beberapa peluang kompetisi Eropa untuk pemain diaspora tercatat sebagai berikut:
- Mees Hilgers (FC Twente) punya peluang tampil di Europa League melalui jalur kualifikasi setelah finis keempat di Liga Belanda.
- Maarten Paes (Ajax Amsterdam) hanya berpeluang di Conference League lewat babak playoff.
- Kevin Diks gagal tampil di Eropa setelah Borussia Mönchengladbach finis di posisi ke-12 Bundesliga.
- Jay Idzes (Sassuolo) dan Emil Audero (Cremonese) juga tidak membawa klubnya ke zona kompetisi Eropa musim depan.
Implikasi dan prospek
Kesuksesan Lille membuka peluang besar bagi Verdonk untuk memperkuat reputasi pemain keturunan Indonesia di level klub Eropa. Penampilan di Liga Champions akan memberi eksposur dan pengalaman berkelas dunia, baik untuk pemain maupun citra sepak bola Indonesia di luar negeri.
Ke depan, fokus akan tertuju pada skuad Lille musim depan dan keputusan pelatih terkait pemanfaatan Verdonk di fase grup. Jika terwujud, partisipasi Verdonk akan menjadi tonggak baru bagi sejarah pemain Indonesia di kompetisi antarklub Eropa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Raka AGB Sapu Dua Gelar di DETEC K3N7O3N9 Open
Raka AGB meraih dua gelar di DETEC K3N7O3N9 Open (4 Juli 2026) di Sukoharjo; Khansa Rahma Zahira juara tungg...
Kanada vs Maroko Imbang 0-0 di Babak Pertama, Laga Ketat di Houston
Kanada dan Maroko imbang 0-0 hingga babak pertama babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Houston setelah beberap...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Waspada Kejutan La Albirroja
Paraguay menghadapi Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Philadelphia; Les Bleus diunggulkan, namun...
Mesir Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Adu Penalti
Mesir melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Australia 4-2 lewat adu penalti, menyusu...
Keamanan Diperketat Jelang Meksiko vs Inggris di 16 Besar
Meksiko memperketat keamanan dan membatasi akses suporter di sejumlah titik jelang laga 16 besar kontra Ingg...
Messi Pimpin Top Skor Piala Dunia dengan 7 Gol
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia dengan 7 gol, diikuti Mbappé (6), Haaland dan Kane (5); persainga...