PVMBG Duga Dentuman di Jawa Barat Berasal dari Anak Krakatau
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menduga suara dentuman yang terdengar di Jawa Barat, Banten, dan Lampung pada 4-5 September 2026 berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Dugaan ini berdasarkan kesamaan waktu antara laporan masyarakat dan aktivitas vulkanik, namun sumber pasti dentuman masih diselidiki.
Pusat dugaan: kecocokan waktu kejadian
Kepala PVMBG Rita Susilawati menyampaikan bahwa indikasi korelasi muncul karena waktu pelaporan masyarakat berdekatan dengan catatan erupsi Anak Krakatau. Meski demikian, PVMBG belum dapat memastikan secara definitif sumber dentuman tersebut dan masih mencocokkan data seismik serta laporan lapangan.
"Kami menduga ada kaitannya dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung bersamaan,"
Perambatan suara dan contoh historis
Rita menjelaskan bahwa suara erupsi dapat merambat jauh dalam kondisi tertentu, dipengaruhi oleh kondisi atmosfer seperti perbedaan temperatur dan kecepatan angin. Ia mencontohkan erupsi eksplosif Gunung Kelud pada 13 Februari 2014 yang suaranya terdengar hingga wilayah Jawa Tengah karena kolom erupsi mencapai sekitar 17 kilometer.
PVMBG juga mengingatkan kasus serupa pada Anak Krakatau pada April 2020. Pencocokan waktu menunjukkan dentuman yang dilaporkan pada 11 April 2020 sesuai dengan aktivitas vulkanik pada 10 April 2020, yang terdengar sampai Jakarta dan sekitarnya.
Imbauan keselamatan dan potensi bahaya
PVMBG meminta masyarakat untuk tetap mematuhi radius aman 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya berikut:
- awan panas
- aliran lava
- lontaran batu pijar
- hujan abu lebat
"Wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau, ini agar tetap dipatuhi dan waspadai,"
Penjelasan rinci mengenai pengaruh cuaca terhadap perambatan suara berada dalam ranah institusi terkait yang mempelajari atmosfer. Sementara itu, PVMBG terus mengumpulkan dan mencocokkan data untuk menentukan sumber pasti dentuman.
PVMBG menegaskan pemeriksaan masih berlangsung, dan masyarakat di pesisir selatan serta pulau-pulau di sekitar Selat Sunda disarankan mengikuti informasi resmi dan menghindari area berbahaya sampai ada konfirmasi lebih lanjut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BRIN: Dentuman di Jawa Barat Bukan dari Antariksa
BRIN menegaskan dentuman di Jawa Barat pada 5 September 2026 bukan berasal dari antariksa; dugaan terkait er...
Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung
PVMBG menduga suara dentuman di Jawa Barat terkait erupsi Anak Krakatau; energi akustik erupsi dapat meramba...
Pemerintah Tambah Dua IFP per Sekolah pada 2027
Pemerintah menambah dua IFP per sekolah pada 2027, menargetkan enam unit per satuan pendidikan untuk menduku...
Anak Krakatau Siaga Level 3, PVMBG Imbau Warga Waspada
PVMBG menyatakan Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga) per 5 Sept 2026; warga diminta waspada dan patuhi...
Penyeberangan Bakauheni–Merak Tetap Normal Meski Anak Krakatau Erupsi
Penyeberangan Bakauheni–Merak tetap normal pada 5 Sep 2026 meski Anak Krakatau erupsi; armada 28 kapal dan p...
BNPB-Kemenhut Perkuat Pasukan Darat Tangani Karhutla Kalbar
BNPB dan Kemenhut mengandalkan pasukan darat untuk memadamkan karhutla di Kalbar, fokus pada lahan gambut da...