Ribuan Warga Saksikan Defile HUT ke-23 Humbahas di Doloksanggul
Doloksanggul — Ribuan warga memadati Lapangan Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Bukit Inspirasi, Selasa (28/7) untuk menyaksikan defile dalam rangka HUT ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan. Parade menampilkan kekayaan budaya, hasil pertanian, dan produk unggulan dari 10 kecamatan se-Humbahas, sekaligus menjadi ajang mempererat kebersamaan antarkerangkaian masyarakat.
Defile meriah dari 10 kecamatan
Setiap kecamatan menurunkan rombongan dengan ciri khas tersendiri. Rombongan berjalan sepanjang rute sambil menampilkan atribut budaya lokal dan produk unggulan wilayahnya. Penonton memberikan sambutan hangat berupa tepuk tangan dan sorak sorai sepanjang acara.
Simbol budaya dan komoditas unggulan
Parade menonjolkan berbagai simbol lokal yang menggambarkan identitas dan potensi daerah. Beberapa item yang ditampilkan peserta antara lain:
- tandok berisi beras (parbue pir) sebagai simbol budaya Batak,
- hasil pertanian unggulan,
- produk peternakan seperti ayam dan bebek,
- minuman tradisional tuak.
Kehadiran putri-putri asal Humbahas menambah warna pada parade, sementara kreativitas peserta mendapat respons antusias dari masyarakat yang memadati lokasi.
Suasana kebanggaan dan kebersamaan
Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah penonton. Senyum, lambaian tangan, dan tepuk tangan menyertai setiap rombongan yang melintas, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi momentum promosi potensi lokal kepada publik yang lebih luas.
Pesan Bupati untuk pelestarian potensi daerah
Bupati Humbahas menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan potensi setiap kecamatan. Menurutnya, peringatan HUT diharapkan dapat memperkuat rasa cinta terhadap daerah dan memotivasi warga untuk terus berkarya demi kemajuan bersama.
"Kekayaan potensi daerah, khususnya komoditi unggulan dari masing-masing kecamatan, agar terus dijaga dan dilestarikan untuk peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat."
Penutupan defile meninggalkan pesan kuat bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal berjalan beriringan. Ke depan, penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat lebih difasilitasi untuk meningkatkan promosi produk daerah dan memacu perekonomian lokal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...