Lokal

Bupati Teken Prasasti 96 Nama Tokoh Pemrakarsa Humbahas

Bagikan:
Penandatanganan prasasti berisi 96 nama tokoh pemrakarsa Humbahas di Doloksanggul

Doloksanggul, 28 Juli 2025 — Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menandatangani prasasti berisi 96 nama tokoh pemrakarsa pembentukan Kabupaten Humbang Hasundutan. Peresmian prasasti berlangsung pada peringatan HUT ke-23 Kabupaten Humbahas di Lapangan Kantor Bupati, Bukit Inspirasi, Selasa (28/7).

Prosesi peresmian dan rangkaian acara

Acara dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh bupati sebagai bentuk penghormatan kepada para pemrakarsa. Selanjutnya, pengguntingan pita dilakukan oleh mantan Bupati Tapanuli Utara, Dr. RE Nainggolan, yang juga tercatat sebagai salah satu tokoh pemrakarsa.

Rangkaian dilanjutkan dengan simbolisasi penghormatan lain. Perwakilan pemrakarsa melepaskan sepasang burung merpati dan balon. Bupati dan Sekretaris Daerah, Chiristison Rudianto Marbun, menanam pohon pulai (Alstonia scholaris) sebagai tanda komitmen pelestarian lingkungan.

Makna prasasti dan penghormatan kepada pendiri

Prasasti ini memuat nama-nama yang dianggap berjasa dalam proses pembentukan Kabupaten Humbahas. Penandatanganan menjadi simbol formal penghargaan pemerintah daerah terhadap pengorbanan waktu, tenaga, dan gagasan para pendiri.

Pejabat daerah berharap pencantuman nama-nama tersebut bisa menjadi pengingat sejarah untuk generasi sekarang dan mendatang. Nama-nama pejuang dikukuhkan agar jasa mereka tidak terlupakan dalam catatan pembangunan daerah.

Pernyataan bupati

“Prasasti ini bukan sekadar batu bertuliskan nama, tetapi menjadi pengingat bahwa Kabupaten Humbahas lahir dari semangat persatuan, pengorbanan, dan perjuangan para pemrakarsa bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Bupati menegaskan perlunya menjaga nilai persatuan dan melanjutkan cita-cita para pemrakarsa melalui pembangunan serta peningkatan pelayanan publik.

Dampak dan harapan ke depan

Pemkab berharap nilai-nilai perjuangan terus hidup dan memberi inspirasi kepada warga. Langkah ini juga dimaknai sebagai komitmen pemerintah daerah untuk menghargai sejarah lokal sekaligus memperkuat identitas daerah.

Ke depan, pemerintah dan masyarakat diharapkan meneruskan kerja bersama demi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan bagi warga Humbahas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait