Wabup Aceh Besar Buka Sosialisasi UKS/M/D 2026
Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, membuka secara resmi Sosialisasi Petunjuk Usaha Kesehatan Sekolah, Madrasah, dan Dayah (UKS/M/D) Kabupaten Aceh Besar tahun 2026 pada Rabu, 29 Juli, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya. Kegiatan yang diikuti 100 peserta itu bertujuan meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan pendidikan serta membangun karakter peserta didik melalui penerapan pola hidup sehat dan bersih.
Peserta dan narasumber
Peserta berasal dari berbagai instansi terkait dan jenjang pendidikan setempat. Turut hadir tim pembina UKS Provinsi Aceh sebagai narasumber dan pendamping teknis. Rincian peserta sebagai berikut:
- 40 pengelola UKS jenjang SD dan SMP dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar
- 30 peserta dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar
- 30 peserta dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar
Pesan utama: generasi sehat berkarakter
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan mencetak generasi emas tidak hanya ditentukan kemampuan akademik. Kesehatan yang baik, karakter yang kuat, dan pendidikan agama harus menjadi fondasi. Menurutnya, generasi ideal memiliki kesehatan fisik dan mental, akhlak mulia, disiplin, serta kepedulian lingkungan.
"Kalau kita ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia, maka anak-anak kita tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan umum, tetapi juga harus diperkuat dengan pendidikan agama. Keduanya harus berjalan seiring agar lahir generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah."
Kebiasaan hidup bersih dan tantangan musim kemarau
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menanamkan budaya hidup bersih sejak dini. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya harus menjadi bagian dari pendidikan karakter di sekolah. Ia menyorot musim kemarau saat ini yang meningkatkan risiko kebakaran dan menyebabkan sedimentasi pada saluran irigasi akibat tumpukan sampah.
"Anak-anak kita harus dibiasakan mencintai lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan. Kebiasaan kecil seperti itu akan membentuk karakter mereka hingga dewasa dan sangat berpengaruh terhadap kesehatan serta kualitas hidup masyarakat."
Program pemerintah dan integrasi pendidikan agama
Wakil Bupati menyebut berbagai program pemerintah daerah diarahkan membangun sumber daya manusia unggul. Salah satu inisiatif adalah Program Beut Kitab Bak Sikula, yang mengintegrasikan pendidikan agama ke dalam lingkungan sekolah. Program ini dimaksudkan memperkuat karakter dan nilai keislaman bersamaan dengan capaian akademik.
Tujuan sosialisasi dan harapan implementasi
Kabag Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Besar, Ustadz Zaini, menjelaskan tujuan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman pengelola UKS di sekolah, madrasah, dan dayah. Diharapkan peserta mampu mengimplementasikan program kesehatan yang lebih efektif di satuan pendidikan sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat dan aman.
"Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat implementasi UKS/M/D sekaligus mendukung penilaian sekolah sehat pada jenjang SD, SMP, MIN, MTs, hingga dayah di Kabupaten Aceh Besar."
Kegiatan dihadiri pula Kepala Seksi Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, perwakilan Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili, serta Camat Ingin Jaya. Dengan pendampingan teknis yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap implementasi UKS/M/D meningkatkan mutu kesehatan peserta didik dan mendukung penilaian sekolah sehat dalam jangka menengah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...