Nasional

Ratusan Siswa SMKN 64 Cipayung Jalani Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Bagikan:
Siswa SMKN 64 Cipayung mengikuti pemeriksaan kesehatan CKG di sekolah

SMKN 64 Cipayung menggelar Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Pelaksanaan dan tujuan CKG

Program CKG Sekolah bertujuan meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah melalui deteksi dini masalah kesehatan, faktor risiko, dan kondisi pra-penyakit. Pelaksanaan di sekolah dilakukan bekerja sama antara dinas kesehatan, puskesmas, dan pihak sekolah.

"CKG menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih dini. Kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan berbagai faktor risiko kesehatan,"

"Prinsipnya, hasil CKG tidak berhenti pada pemeriksaan saja. Kalau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, peserta didik akan dirujuk sesuai indikasi,"

Temuan Kesehatan di Jakarta Timur (Januari–Juni 2026)

Data CKG di wilayah Jakarta Timur selama periode Januari sampai Juni 2026 menunjukkan beberapa temuan signifikan. Tekanan darah tinggi menjadi temuan paling menonjol, disusul oleh kurangnya aktivitas fisik serta masalah gigi, penglihatan, gizi, obesitas, dan anemia.

Temuan Jumlah Persentase
Tekanan darah meningkat 11.773 43% dari 27.376 anak
Aktivitas fisik kurang 8.149 36%
Anemia (yang diperiksa) 770 dari 1.971 39%

Hasil pemeriksaan di SMKN 64 Cipayung

Pada pelaksanaan CKG di SMKN 64 Cipayung, 354 siswa menjalani pemeriksaan. Dari jumlah itu, 77 siswa atau sekitar 21,75% dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan.

  • 45 siswa ditemukan hipertensi grade satu.
  • 16 siswa mengalami anemia.
  • 17 siswa menunjukkan indikasi gangguan penglihatan yang perlu perhatian lebih lanjut.

Tindak lanjut dan target 2026

Setiap hasil skrining mendapat tindak lanjut. Peserta dengan faktor risiko memperoleh edukasi, intervensi promotif-preventif, pemantauan, atau rujukan sesuai kebutuhan. Koordinasi antara puskesmas, sekolah, orang tua, dan dinas terkait terus diperkuat untuk memastikan tindakan lanjutan.

Pada 2026, jumlah sasaran CKG Sekolah di Jakarta Timur mencapai 591.191 anak usia sekolah. Pemerintah menargetkan sekitar 35% atau 206.916 anak mendapatkan skrining sepanjang tahun ini.

Program ini diharapkan membantu mendeteksi masalah kesehatan siswa sedini mungkin sebelum berkembang menjadi kondisi lebih berat. Dengan tindakan lanjutan yang tepat, CKG diarahkan untuk membentuk peserta didik yang lebih sehat, produktif, dan siap menjadi generasi penerus pembangunan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait