Menko Polkam Dorong Komunikasi TNI-Polri dan BIN Perkuat Kekompakan
Menko Polkam Djamari Chaniago mendorong penguatan komunikasi antarlembaga pada pertemuan pimpinan di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026. Tujuannya untuk menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas negara dan mempermudah penyelesaian persoalan nasional.
Penguatan komunikasi antarlembaga
Djamari menilai hubungan yang erat dan komunikasi terbuka menjadi kunci penyelesaian masalah bersama. Pertemuan itu dimaknai sebagai momentum untuk membangun komunikasi yang lebih cair antara pimpinan lembaga.
"Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan kalau kita memiliki hubungan dan komunikasi yang kuat. Bersama-sama, persoalan pasti bisa diselesaikan,"
Menurutnya, pendekatan lebih akrab dan tidak terlalu formal dapat mengurangi hambatan koordinasi antarinstansi. Dengan demikian, kerja sama lintas lembaga diharapkan berjalan lebih efektif.
Tujuan dan dampak koordinasi
Komunikasi yang diperkuat diharapkan meningkatkan koordinasi dalam menghadapi tantangan politik dan keamanan nasional. Kekompakan antarlembaga dinilai penting untuk menyatukan langkah kebijakan dan operasi di lapangan.
"Semoga kebiasaan ini dapat menjadi contoh bagi satuan maupun kementerian dan lembaga lainnya. Terutama untuk memperkuat komunikasi dan kekompakan,"
Pendekatan ini juga dimaksudkan untuk mempercepat pengambilan keputusan di situasi yang membutuhkan respons cepat. Selain itu, komunikasi rutin antar-pimpinan dapat mencegah miskomunikasi yang berpotensi menimbulkan masalah baru.
Respon TNI dan peserta pertemuan
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengapresiasi inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menyebut pertemuan sebagai sarana memperkuat sinergi dan menyamakan langkah menghadapi tantangan ke depan.
"Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi. Sekaligus menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,"
Selain Panglima TNI, pertemuan dihadiri Kapolri, Kepala BIN, Jaksa Agung, serta kepala staf ketiga matra TNI. Hadir pula Wamenko Polkam Lodewijk F. Paulus bersama para deputi dan staf khusus Menko Polkam.
Langkah ke depan
Para peserta sepakat melanjutkan komunikasi dan pertemuan berkala untuk memantapkan koordinasi. Rencana tindak lanjut meliputi pertukaran informasi operasional dan mekanisme cepat antar-pimpinan saat menghadapi krisis.
Penguatan komunikasi antarlembaga ini dipandang sebagai fondasi penting untuk menjaga stabilitas nasional dan respons bersama terhadap isu strategis. Ke depan, kebiasaan berkomunikasi yang lebih cair diharapkan menjadi model bagi lembaga lain.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR Pastikan Persiapan Sidang Tahunan dan RAPBN 2027 Capai 80%
DPR RI menyatakan persiapan Sidang Tahunan dan penyampaian RAPBN 2027 pada 14 Agustus 2026 telah mencapai 80...
PKS Desak Penindakan Promosi Miras Pakai Hafalan Al-Qur’an
PKS mendesak penindakan terhadap promosi minuman beralkohol yang menggunakan hafalan Al-Qur’an pada Festival...
Ratusan Siswa SMKN 64 Cipayung Jalani Cek Kesehatan Gratis (CKG)
SMKN 64 Cipayung menggelar Cek Kesehatan Gratis untuk 350 siswa; temuan hipertensi, kurang aktivitas, karies...
Polda Metro Dalami Tantangan Hapalan Al-Qur’an di The Sounds Project
Polda Metro Jaya menyelidiki tantangan hapalan Al-Qur’an di The Sounds Project, Ancol (13 Agustus 2026); per...
Mentan: TNI Bantu Petani Tanpa Honor Tambahan
Mentan: TNI bantu petani tanpa honor tambahan untuk percepat respons hadapi El Niño karena kekurangan PPL.
Mentan Amran Ultimatum Importir Pakan: Izin Impor Bisa Dicabut
Mentan Amran minta Satgas Pangan periksa importir pakan yang diduga mainkan harga; izinnya terancam dicabut...