Politik

Pemkab Bangkalan Perkuat BPJS untuk Pekerja Rentan

Bagikan:
Bupati Bangkalan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan di Aula Disperinaker

BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat perlindungan keselamatan kerja bagi pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Pernyataan itu disampaikan Bupati Lukman Hakim saat sosialisasi di Aula Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Selasa (30/6/2026). Tujuannya melindungi pekerja sektor informal yang berpenghasilan tidak menentu dan berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja.

Data peserta dan komposisi

Menurut Bupati Lukman, saat ini sebanyak 4.082 pekerja rentan di Kabupaten Bangkalan telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Mayoritas peserta berasal dari sektor perikanan dan pertanian tembakau.

Jenis Pekerja Jumlah
Nelayan 3.906
Petani tembakau 176
Total 4.082

Pembiayaan dan manfaat

Pembiayaan iuran untuk program ini dialokasikan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dengan skema tersebut, para pekerja rentan mendapatkan beberapa jenis perlindungan.

  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
  • Jaminan Kematian (JKM)
  • Bantuan beasiswa untuk anak peserta jika terjadi risiko fatal pada orang tua

Dalam sambutannya, Bupati Lukman menegaskan peran penting perlindungan sosial bagi produktivitas pekerja.

"Dengan adanya perlindungan tersebut, pekerja dapat mencari nafkah dengan lebih tenang, nyaman, dan produktif,"

"Karena itu, pemerintah harus bisa hadir untuk memberikan back-up jaminan perlindungan bagi mereka,"

Perluasan cakupan dan tantangan

Lukman mengakui masih ada pekerja rentan yang belum tercakup. Pemerintah daerah berkomitmen memperluas cakupan secara bertahap agar lebih banyak masyarakat mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Langkah selanjutnya mencakup identifikasi kelompok rentan yang belum terdaftar dan peningkatan sosialisasi untuk memastikan penyertaan. Jika berhasil diperluas, program ini diharapkan menurunkan kerentanan ekonomi akibat kecelakaan kerja dan memberi rasa aman bagi pekerja informal.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait