Bobby Nasution Serahkan Petisi MBG ke Presiden, Minta Evaluasi
Medan, Jumat (19/6) — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan akan meneruskan surat dan petisi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI setelah menerima aspirasi massa pendukung MBG di Kantor Gubernur Sumut. Ia menekankan perlunya evaluasi dan penyempurnaan teknis agar manfaat program lebih optimal.
Petisi diserahkan ke pusat
Di hadapan ratusan peserta aksi, Bobby mengatakan bahwa dokumen permintaan dukungan itu akan disampaikan langsung ke pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan publik harus dibarengi komitmen untuk memperbaiki pelaksanaan program di lapangan.
Surat dan petisi yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat. Kita semua sepakat bahwa dalam pelaksanaannya masih perlu ada perbaikan dan penyempurnaan.
Alasan evaluasi dan kebijakan SPPG
Gubernur menjelaskan Pemerintah Provinsi Sumut sejalan dengan masyarakat dalam menilai pentingnya perbaikan teknis pelaksanaan MBG. Ia juga meminta dukungan terhadap langkah evaluasi yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program.
Salah satu kebijakan yang dibahas adalah penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah. Bobby menilai langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas sekaligus efisiensi anggaran.
Tadi disampaikan bahwa selama masa libur sekolah operasional SPPG dihentikan sementara. Mari kita dukung bersama keputusan tersebut karena tujuannya untuk memperbaiki pelaksanaan program dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.
Pengalaman lapangan dan kebutuhan perbaikan
Bobby menyoroti pengalaman pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan ketika sekolah diliburkan. Ia menyebutkan munculnya keluhan terkait mekanisme distribusi dan efektivitas saat makanan dibagikan langsung kepada anak-anak.
Oleh sebab itu, ia menegaskan perlunya dukungan publik terhadap evaluasi agar persoalan teknis yang kerap muncul bisa diperbaiki tanpa mengurangi komitmen pemerintah terhadap program.
Daripada dipandang sebagai sesuatu yang tidak baik, padahal manfaat program ini jauh lebih besar, maka mari kita dukung langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan.
Penutup: dukungan untuk penyempurnaan
Di akhir pertemuan, Bobby memberi apresiasi kepada massa aksi yang datang memberi dukungan. Ia menilai aspirasi itu sebagai bukti masyarakat Sumatera Utara ingin agar program prioritas presiden tetap berjalan dengan penyempurnaan teknis yang diperlukan.
Dengan langkah pengiriman petisi dan komitmen untuk evaluasi, pemerintah daerah berharap perbaikan pelaksanaan MBG dapat meningkatkan manfaat program bagi anak-anak dan keluarga penerima manfaat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Renovasi Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati Hadiri Doa Bersama
Bupati dan pejabat imigrasi menggelar doa bersama sebelum renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan dimulai, de...
Komisi III Panggil Polisi dan Keluarga soal Kematian Winda Gowasa
Komisi III DPR panggil Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan keluarga terkait kematian Winda Gowasa; dua peris...
Tgk Abimaulana: Perhatikan Sunnah agar Wudhu Lebih Sempurna
Tgk Abimaulana di Langsa mengajak jamaah mengamalkan sunnah wudhu selain kewajiban agar ibadah lebih sempurn...
Komisi III Panggil Polda dan Keluarga Usut Kematian Winda
Komisi III DPR panggil Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan keluarga untuk RDPU 11 Agustus usai kematian Wind...
Pria Tewas saat Perbaiki Kendaraan di Siantar Martoba
Polsek Siantar Martoba menemukan seorang pria meninggal di Jalan Darussalam setelah laporan ke Call Center 1...
Sabang Kejar Investasi Maritim, Mubadala Energy Pertimbangkan
Wali Kota Sabang: Mubadala Energy mempertimbangkan Sabang sebagai lokasi operasional; kota genjot layanan bu...