SHOW Token Dukung Film 'Ketok Mejik', Tayang 13 Agustus 2026
SHOW Token terlibat sebagai Executive Producer dalam film drama komedi Ketok Mejik produksi Haha Production. Keterlibatan ini bagian dari komitmen investasi ekosistem senilai US$100 juta untuk mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia. Film disutradarai Yogi S. Calam dan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.
Komitmen investasi dan peran SHOW Token
CEO SHOW Token, Akshay Melwani, mengatakan dukungan pada Ketok Mejik menjadi wujud nyata realisasi investasi di Asia Tenggara. Menurutnya, film lokal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari memiliki peluang bersaing dan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
"Dukungan kami dalam film Ketok Mejik bersama Haha Production adalah pembuktian komitmen berkelanjutan SHOW Token. Ini merupakan bagian dari aksi besar senilai US$100 juta untuk memajukan sinema Indonesia,"
Akshay menambahkan bahwa ekosistem SHOW Token ingin membuka ruang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam perjalanan sebuah karya. Pendekatan ini diharapkan mengubah peran audiens dari penonton menjadi mitra pendukung industri kreatif.
"Kami ingin membuktikan bahwa karya lokal dan dekat dengan masyarakat mampu memiliki daya saing yang kuat,"
Sinopsis singkat dan pemeran
Ketok Mejik tidak sekadar mengandalkan komedi. Film ini mengangkat konflik keluarga, persoalan hidup, dan perjuangan orang biasa menghadapi tekanan. Cerita berpusat pada sebuah bengkel yang menjadi tempat bertemunya sejumlah karakter dengan kisah masing-masing.
Bengkel itu berfungsi sebagai simbol ruang untuk memperbaiki hubungan, menyembuhkan luka, dan menata kembali harapan yang sempat retak.
- Ben — Ananta Rispo
- Made — Tarra Budiman
- Saged — Dodit Mulyanto
- Unung — Arief Didu
Melalui komedi yang dekat dengan keseharian, film ini mencoba menyampaikan pesan tentang pemulihan diri, pengorbanan, dan kekuatan ikatan keluarga.
Respons audiens dan pemutaran awal
Sebelum rilis nasional, Ketok Mejik menggelar special screening di Surabaya dan Malang pada 1-2 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengukur respons penonton dan memperluas jangkauan promosi.
SHOW Token melihat pemutaran awal sebagai bagian dari strategi membangun komunitas pendukung yang aktif, bukan sekadar penggemar pasif.
"Ini adalah pergeseran paradigma penting, di mana audiens bertransformasi menjadi mitra pendukung utama ekosistem kreatif,"
Implikasi bagi industri kreatif
Dukungan teknologi berbasis ekosistem seperti SHOW Token diharapkan memperluas ruang bagi karya lokal. Kolaborasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus membuka model pembiayaan alternatif untuk sineas Indonesia.
Dengan kombinasi unsur hiburan dan pesan kehidupan, Ketok Mejik diproyeksikan menjadi contoh sinema lokal yang menggabungkan nilai artistik dan potensi ekonomi, serta menunjukkan peran ekosistem teknologi dalam perkembangan industri film nasional.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...