Bali Pure Ekspor VCO dan Raih Penghargaan Produk Berkelanjutan
Bali Pure, UMKM asal Buleleng, Bali, kini menembus pasar global dengan produk berbahan alami yang aman dan berkelanjutan. Perusahaan yang berdiri pada 2015 ini memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO) dan berbagai produk perawatan alami, diekspor ke beberapa negara dan mengantongi penghargaan resmi pada 2026.
Perjalanan dan produk unggulan
Sejak awal, Bali Pure fokus menambah nilai dari kelapa lokal. Produk awalnya adalah Virgin Coconut Oil, lalu berkembang meliputi minyak kemiri, spa oil, sabun natural, dan kosmetik berbahan alami. Produksi menekankan penggunaan bahan tanpa pengawet maupun bahan kimia sintetis.
Rangkaian produknya meliputi:
- Virgin Coconut Oil (VCO)
- Minyak kemiri
- Spa oil
- Sabun alami dan produk kecantikan
Model bisnis dan pemberdayaan masyarakat
Bali Pure bekerja langsung dengan petani untuk menjamin harga bahan baku layak. Perusahaan mempekerjakan 26 pegawai tetap dan melibatkan ibu rumah tangga dalam proses produksi. Beberapa tahap produksi masih dikerjakan manual oleh masyarakat setempat.
Founder dan Direktur CV Bali Pure, I Ketut Sumayana, menyatakan motivasinya berawal dari kesulitan petani memasarkan kelapa.
"Waktu kami dirikan tahun 2015, produk pertamanya itu 'Virgin Coconut Oil' atau minyak VCO. Sampai saat ini, kami juga memproduksi minyak kemiri, minyak spa, sabun natural, dan lainnya,"
Skala produksi dan dukungan mesin
Kapasitas produksi Bali Pure mencapai rata-rata lima ton per bulan untuk setiap produk. VCO menjadi produk andalan yang dipasarkan melalui lebih dari 180 reseller di Bali dan juga dijual ke luar negeri.
Pada 2021, pemerintah memberi bantuan mesin parut, mesin peras, dan pemisah santan-minyak. Namun, proses pengupasan sabut dan pencongkelan kelapa masih dilakukan manual oleh ibu-ibu setempat.
Ekspor dan standar mutu
Bali Pure telah mengekspor ke Singapura, Polandia, Belanda, dan Amerika Serikat. Pengembangan pasar berjalan bersamaan dengan penerapan standar mutu melalui SOP, kontrol produk, dan pencantuman kode batch.
Konsistensi mutu ini berbuah penghargaan. Pada 29 Januari 2026, Bali Pure meraih Penghargaan Terbaik II Inovasi Produk Aman dan Berkelanjutan dari BPOM.
"Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bali Pure, yang menunjukkan UMKM lokal dapat menghasilkan produk berkualitas. Pemerintah daerah akan terus mendorong dan mendukung pengembangan UMKM agar semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan,"
Dukungan daerah dan prospek
Pemerintah Kabupaten Buleleng mendukung melalui pendampingan PLUT-KUMKM dan pembinaan LOKA POM. Dukungan ini diharapkan mendorong UMKM lain mengembangkan produk yang kreatif, kompetitif, aman, dan berkelanjutan.
Bali Pure menjadi contoh bahwa pengolahan bahan lokal dengan standar mutu dapat membuka pasar ekspor sekaligus memberdayakan komunitas setempat.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
BEI: Jumlah Investor Tembus 30 Juta SID, IHSG Menguat 2,78%
BEI mencatat 30.274.265 SID pada 7 Agustus 2026; IHSG menguat 2,78% dan aktivitas perdagangan meningkat sign...
Dosen UNJ Latih Visualisasi Produk untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Dosen FPsi UNJ melatih 15 pelaku UMKM di Pondok Bambu untuk memperkuat visual produk dan meningkatkan pemasa...
Harga Emas Antam Naik Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta/gram
Harga emas Antam naik Rp40.000 jadi Rp2.690.000/gram; buyback dipatok Rp2.511.000 per gram pada 8 Agustus 20...
Indonesia Dorong Pembiayaan UMKM dan Perkuat Kerja Sama BRICS
Indonesia mendorong perluasan pembiayaan UMKM dan penguatan rantai nilai melalui kerja sama BRICS, diusulkan...
Kemenperin Perkuat Hilirisasi Agro, Rempah dan Sagu ke Pasar Global
Kemenperin gelar Bimtek Manajemen Ekspor untuk hilirisasi agro; rempah, rumput laut, mikroalga, dan sagu dip...
Indonesia Perluas Sinergi BRICS untuk Pacu Transformasi Manufaktur
Indonesia perluas sinergi industri BRICS untuk percepat transformasi manufaktur lewat investasi, inovasi, da...