Bupati Blitar Tinjau Perbaikan Jalan Ngeni dan Jembatan Bakung–Bululawang
BLITAR — Bupati Blitar Rijanto meninjau langsung rencana perbaikan jalan di Dusun Kepek, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, serta pembangunan Jembatan Bakung–Bululawang di Kecamatan Bakung, Rabu (14/10/2026). Kedua proyek yang tercatat sebagai proyek strategis daerah (PSD) itu dinilai krusial untuk kelancaran akses warga dan aktivitas ekonomi di pesisir selatan.
Peninjauan lapangan dan tujuan
Rijanto mengatakan kunjungan bertujuan memastikan perencanaan benar-benar sesuai kondisi riil masyarakat. Ia menegaskan proyek tidak boleh disusun hanya berdasarkan dokumen administratif tanpa mempertimbangkan persoalan teknis di lapangan.
"Saya datang sendiri untuk melihat kondisinya. Kalau jalan ini rusak, ekonomi warga pesisir terganggu. Jembatan Bakung–Bululawang juga sangat ditunggu untuk memperlancar akses antardesa. Harus tepat sasaran," tegas Rijanto.
Fokus proyek: akses dan ekonomi lokal
Perbaikan jalan di Desa Ngeni difokuskan sebagai akses distribusi hasil pertanian dan perikanan. Sementara Jembatan Bakung–Bululawang direncanakan untuk memperkuat konektivitas antardesa yang selama ini masih terbatas.
Dengan akses yang lebih baik, diharapkan mobilitas warga meningkat dan aktivitas perekonomian lokal dapat berjalan lebih lancar. Infrastruktur memadai menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat pesisir untuk mendistribusikan produksi mereka.
Pengawasan, transparansi, dan aspek hukum
Rijanto menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas sepanjang pelaksanaan proyek. Pemerintah daerah menggandeng Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar, Lie Putra Setiawan, untuk mengawal aspek hukum pembangunan.
"Kita ingin pembangunan yang aman, taat aturan, dan hasilnya berkualitas serta bisa dirasakan lama oleh masyarakat," ujar Rijanto.
Pengawasan sejak tahap perencanaan menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukan. Selain kepatuhan terhadap aturan, kualitas hasil pekerjaan juga menjadi perhatian agar infrastruktur tahan lama.
Peserta sidak dan harapan ke depan
Dalam peninjauan, Bupati didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, serta unsur Muspika setempat. Mereka diminta bekerja detail dan jujur di lapangan agar hasil pembangunan optimal.
Dengan perencanaan tepat, pengawasan memadai, dan pelaksanaan sesuai aturan, kedua proyek diharapkan segera memberi manfaat nyata bagi konektivitas dan perekonomian warga pesisir selatan Kabupaten Blitar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Demang Sambang: Dimas Pratama Serap Aspirasi Petani Tulungagung
Dimas Pratama menggelar Demang Sambang di Ngunut dan Sumbergempol, menyerap aspirasi petani dan menyosialisa...
Trenggalek Siapkan Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan Desa
Ketua DPRD Trenggalek rencanakan pembangunan sumur bor untuk atasi kekeringan berulang di desa-desa, setelah...
MJC Dorong Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat di Jawa Timur
MJC diusulkan melibatkan 100 talenta muda untuk mendigitalisasi 2.574 pasar rakyat Jatim, membuka pemasaran...
Digitalisasi 2.574 Pasar Jatim Libatkan Talenta Muda lewat MJC
MJC diusulkan mendigitalisasi 2.574 pasar rakyat Jawa Timur dengan melibatkan talenta muda untuk pemasaran d...
Ony Setiawan: Tuban Harus Jadi Motor Ekonomi Pantura
Ony Setiawan mendorong Tuban dikembangkan sebagai motor ekonomi Pantura lewat penguatan industri, maritim, d...
PDI Perjuangan Surabaya Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan Menuju 2029
PDI Perjuangan Surabaya prioritaskan konsolidasi organisasi dan kerja kerakyatan menjelang Pemilu 2029, buka...