Lokal

Aceh Besar Latih 35 Operator Portal Satu Data untuk Perkuat Data Pemerintah

Bagikan:
Peserta bimtek Portal Satu Data di Aula Diskominfo Aceh Besar

Kota Jantho, Aceh Besar — Sebanyak 35 operator dari organisasi perangkat daerah mengikuti bimbingan teknis pemanfaatan Portal Satu Data di Aula Diskominfo Aceh Besar, Senin (28/9). Kegiatan ini digelar oleh Diskominsa Aceh untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam mengelola, menstandarkan, dan memanfaatkan data pemerintahan secara terintegrasi dan akuntabel.

Bimtek dan Narasumber

Acara menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, serta SKALA Aceh. Peserta terdiri dari pengelola data tiap OPD yang diberi tugas menjadi operator Portal Satu Data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Tujuan dan Pesan Pengantar

Mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Besar, Plh. Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Aceh Besar, M. Yusuf, menekankan pentingnya kualitas data untuk administrasi pemerintahan. Ia menyatakan bahwa data yang baik menjadi dasar pengambilan keputusan, perencanaan, dan pelayanan publik yang efektif.

Data yang baik akan membantu pemerintah dalam mengambil keputusan, menyusun perencanaan, melakukan evaluasi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Materi Pelatihan dan Praktik

Pembekalan dalam bimtek mencakup pemahaman daftar data, penyiapan data, proses penginputan, pengelolaan, hingga penyebarluasan informasi melalui portal. Peserta juga mengikuti praktik langsung untuk memahami alur kerja dan mengoperasikan sistem sesuai tugas masing-masing.

  • Pemahaman daftar data dan standar metadata
  • Penyiapan dan validasi data
  • Proses penginputan ke Portal Satu Data
  • Pengelolaan serta mekanisme penyebarluasan data

Dalam kegiatan tersebut, para operator mendapatkan pembekalan mengenai tahapan pengelolaan data pada Portal Satu Data Indonesia Kabupaten Aceh Besar.

Peran OPD dan Koordinasi

Menurut penyelenggara, penerapan Satu Data Indonesia bukan semata penggunaan platform digital. Tata kelola yang tertib, terstandar, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sama pentingnya. Setiap OPD berperan sebagai produsen data, sedangkan koordinasi antara walidata, pembina data, dan pihak terkait menjaga konsistensi kualitas data.

Langkah Lanjutan

Panitia menyatakan bahwa pembelajaran tidak berhenti setelah satu hari bimtek. Kegiatan lanjutan akan digelar untuk memperdalam pemahaman dan memperkuat implementasi di seluruh OPD. Dengan peningkatan kapasitas operator serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengelolaan data diharapkan semakin terintegrasi dan mampu menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan Kabupaten Aceh Besar yang berbasis data.

Dengan peningkatan kapasitas operator dan penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengelolaan data diharapkan semakin terintegrasi dan mampu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan Kabupaten Aceh Besar yang berbasis data.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait