PAUD-HI Julok: 31 PAUD/TK Latih Anak soal Keselamatan Kebakaran
Julok, Aceh Timur — Sebanyak 31 satuan PAUD/TK di Kecamatan Julok menggelar edukasi dan simulasi keselamatan kebakaran pada Kamis, 24 September. Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi PAUD-HI ini melibatkan lebih dari 300 anak usia 4–6 tahun dan berlangsung di Stadion TM Djjafar Kuta Binjei.
Pelaksanaan dan kolaborasi
Kegiatan dimotori oleh Bunda PAUD Julok, Ny. Raudhatul Jannah, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur. Acara dihadiri guru, orang tua, dan warga sekitar yang menyaksikan rangkaian edukasi dan simulasi secara langsung.
Materi edukasi dan simulasi
Anak-anak diperkenalkan pada berbagai peralatan pemadam kebakaran, unit kendaraan pemadam, serta tugas petugas pemadam. Materi dilengkapi dengan demonstrasi penggunaan peralatan sederhana dan latihan evakuasi menuju tempat aman.
"Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini untuk mengenal bahaya kebakaran, memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, serta mengetahui langkah sederhana yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat,"
Dalam sesi edukasi, anak juga diingatkan tentang bahaya bermain dengan api dan pentingnya segera meminta bantuan orang dewasa saat menghadapi situasi berisiko.
Antusiasme dan dampak
Antusiasme anak terlihat dari keceriaan saat melihat mobil pemadam dan demonstrasi peralatan. Orang tua dan masyarakat sekitar juga menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap kegiatan ini.
Menurut penyelenggara, kegiatan tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun budaya keselamatan sejak dini melalui pengenalan lingkungan yang aman dan pembiasaan tindakan sederhana sesuai kemampuan anak.
Penguatan implementasi PAUD-HI
Ny. Raudhatul Jannah menekankan bahwa PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI) meliputi aspek pembelajaran sekaligus kesehatan, keselamatan, perlindungan, dan peran serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Bunda PAUD, satuan pendidikan, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan, guru, orang tua, dan masyarakat.
- Perkenalan alat dan kendaraan pemadam
- Demonstrasi penggunaan peralatan sederhana
- Simulasi evakuasi dan latihan bertindak aman
"Belajar aman sejak dini, anak sehat, anak hebat, dan tumbuh dalam lingkungan yang terlindungi,"
Kegiatan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi dan dikembangkan di masa mendatang untuk memperkuat perlindungan dan keselamatan anak usia dini di wilayah lain.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dirjen Kemenag Kunjungi Kontingen PPSN VI Sumut di Malang
Dirjen Pesantren Kemenag, Dr. H. Basnang Said, mengunjungi kontingen PPSN VI Sumut di Malang dan berdialog s...
Grand Mercure Medan Rayakan Hari Batik Nasional lewat Jejak Warisan
Grand Mercure Medan gelar 'Jejak Warisan' 2–4 Okt 2026: peragaan batik, pameran UMKM, dan upaya pelestarian...
Polsek Medan Kota Tangkap Residivis Pelaku Bongkar Rumah
Polsek Medan Kota menangkap residivis Ari Usri Pratama (36) pelaku bongkar rumah di Pasar Merah Timur; baran...
RSUP Adam Malik Lakukan Ablasi PFA untuk Atrial Fibrilasi
RSUP H. Adam Malik menerapkan ablasi jantung metode PFA pada 26 Mei 2026 untuk menangani atrial fibrilasi de...
BMKG Sumut: Waspada Hujan Lebat, Kilat, dan Angin Kencang 30 Sept
BMKG Sumut peringatkan hujan sedang-lebat disertai kilat dan angin kencang pada Rabu 30 Sept, potensi berlan...
Dukungan Pemda Aceh Besar Perkuat Pembentukan Kabupaten Aceh Raya
Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar hadir di Rapimnas Jakarta (29/9), memperkuat dukungan pembentukan Kabupaten...