Puncak HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar Rabu, 1 Juli 2026, di Satlat Korps Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor. Acara dipilih untuk menegaskan fokus pembentukan karakter dan profesionalisme anggota Polri melalui pendidikan dan pelatihan. Presiden memimpin upacara, dihadiri pejabat negara serta sekitar 9.000 peserta dari berbagai unsur.
Alasan pemilihan Satlat Brimob Cikeas
Polri memilih lokasi itu karena dianggap mewakili proses pembentukan setiap personel. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyatakan lokasi sejalan dengan tema tahun ini, "80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat."
"Satlat Brimob Polri di Cikeas menjadi representasi bahwa setiap tugas kepolisian melalui proses pendidikan, pelatihan, serta pembentukan nilai dan karakter. Ini merupakan simbol peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri sebagai fondasi pelayanan yang profesional dan modern,"
Rangkaian kegiatan peringatan
Selain upacara, rangkaian kegiatan dirancang agar melibatkan publik dan menunjukkan komitmen pelayanan Polri. Kegiatan berlangsung sejak Mei 2026 dan menampilkan beragam program untuk masyarakat.
- Bakti Bhayangkara dan anjangsana
- Zikir dan doa lintas agama
- Perlombaan serta pekan olahraga
- Pagelaran wayang dan pagelaran kebudayaan
- Pameran alat utama serta alat khusus produksi dalam negeri
Upacara, tamu, dan peserta
Upacara puncak dipimpin Presiden sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri Wakil Presiden serta jajaran kementerian dan lembaga. Peserta berjumlah sekitar 9.000 orang, terdiri atas personel Polri, prajurit TNI, dan unsur masyarakat yang turut memeriahkan acara.
Bukti pengabdian: tanda kehormatan dan bantuan sosial
Usai upacara dilaksanakan penyerahan tanda kehormatan, parade defile, dan syukuran. Polri juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bagian dari komitmen untuk hadir dan memberi manfaat nyata kepada warga.
"Semua rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 memiliki makna Polri tetap terus memberikan pelayanan. Polri selalu memberikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat,"
Konsekuensi dan pandangan ke depan
Pemilihan Satlat Brimob menegaskan arah pembinaan SDM Polri yang menekankan pendidikan, pelatihan, dan pembentukan karakter. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus menggabungkan upaya internal peningkatan profesionalisme dengan program layanan publik yang berdampak langsung.
Dengan melibatkan publik dan menampilkan alat produksi dalam negeri, peringatan tahun ini juga menonjolkan aspek transparansi dan dukungan terhadap kapabilitas nasional dalam mendukung tugas kepolisian.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KPAI Minta Pengawasan Ketat untuk Program MBG 3B
KPAI mendesak pengawasan ketat pada Program MBG 3B agar makanan untuk bumil, busui, dan balita aman, bermutu...
Pemerintah Targetkan Revisi UU LLAJ Rampung 2026
Pemerintah menyerahkan 1.200 DIM RUU LLAJ ke DPR dan menargetkan revisi diselesaikan pada 2026 agar dapat di...
Kemensos Buka Kanal WhatsApp untuk Pengaduan Sekolah Rakyat
Kemensos membuka kanal WhatsApp 0887-7171-171 pada 29 Sept 2026 untuk pengaduan Sekolah Rakyat, terbuka bagi...
Indonesia Jajaki Pengalaman India untuk Bangun Infrastruktur Publik Digital
Indonesia menjajaki pengalaman India membangun infrastruktur publik digital untuk integrasi layanan, kata Wa...
Kemacetan Pelabuhan Ketapang: ODOL, Demo, dan Solusi Bersama
Kemacetan di akses Pelabuhan Ketapang disebabkan ODOL, antrean Pelindo, dan demonstrasi; solusinya butuh pen...
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...