PDI Perjuangan Mojokerto Tutup Bulan Bung Karno dengan Bersih Makam
MOJOKERTO — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menutup rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dengan aksi bersih-bersih makam pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya, di Situs Siti Inggil, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya pelestarian warisan budaya sekaligus implementasi nilai Trisakti, khususnya aspek berkepribadian dalam kebudayaan.
Penutupan Bulan Bung Karno
Aksi bertajuk “Merawat dan Melestarikan Budaya” melibatkan jajaran pengurus DPC, PAC, ranting, kader banteng, dan masyarakat sekitar. Kegiatan itu sekaligus menjadi penutup seluruh rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar sepanjang Juni 2026.
"Kami berterima kasih dan mengapresiasi keterlibatan seluruh pengurus partai, baik tingkat DPC, PAC, ranting, kader partai, maupun masyarakat umum dalam rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno,"
Pelestarian budaya di Situs Siti Inggil
Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Ida Bagus Nugroho, kegiatan di Situs Siti Inggil bukan sekadar seremonial. Aksi ini dimaksudkan untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian budaya dan sejarah setempat.
"Kita harus tanggap dan peduli untuk merawat serta melestarikan budaya yang ada di Bumi Mojopahit,"
Ida Bagus menekankan bahwa semangat Bung Karno harus diwujudkan dalam tindakan, bukan hanya peringatan simbolis. Ia menambahkan bahwa kader partai perlu mengamalkan nilai-nilai Trisakti dalam kehidupan bermasyarakat.
"Sebagai pengikut Bung Karno, kita harus mewarisi apinya atau semangat perjuangannya, bukan abunya. Berpolitik itu harus selalu berpihak kepada rakyat,"
Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno
Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan serangkaian kegiatan sepanjang bulan Juni. Program yang dilaksanakan meliputi:
- doa bersama;
- sarasehan politik khusus Generasi Z;
- lomba media sosial;
- gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras sebagai upaya penguatan ketahanan pangan.
Implikasi dan harapan ke depan
Penutupan ini menjadi momentum untuk mendorong kader dan masyarakat terus membumikan ajaran Trisakti, memperkuat semangat gotong royong, dan mengabdikan peran politik demi kesejahteraan rakyat. Kegiatan sederhana seperti pembersihan makam diharapkan menjadi contoh nyata pengelolaan warisan budaya yang berkelanjutan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Sidoarjo Tata Parkir CFD untuk Jamin Akses Jemaat Gereja
Pemkab Sidoarjo dan DPRD sepakati penataan parkir serta pengalihan rute saat CFD untuk jamin akses jemaat li...
Taruna Merah Putih Gelar Diskusi Bung Karno di Warkop Surabaya
Taruna Merah Putih gelar diskusi Bung Karno di Warkop Emak Surabaya, dimaksudkan mendekatkan pemikiran prokl...
Marhaenisme dan Pancasila Relevan Hadapi Neoliberalisme
Ony Setiawan menyebut Marhaenisme dan Pancasila relevan menghadapi ketergantungan ekonomi akibat neoliberali...
Pemkab Bangkalan Perkuat BPJS untuk Pekerja Rentan
Pemkab Bangkalan mendaftarkan 4.082 pekerja rentan ke BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran dari DBHCHT untuk me...
DPRD Minta Kajian Matang soal Mobil Dinas Listrik di Malang
Ketua DPRD Malang minta kajian finansial matang sebelum adopsi mobil dinas listrik agar tak membebani APBD d...
Erma Susanti Dorong Perluasan Asuransi Nelayan di Jatim
Erma Susanti mendorong perluasan asuransi nelayan Jawa Timur untuk perlindungan dan peningkatan kesejahteraa...