Bekasi: 511.576 Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat 511.576 warga telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga April 2026, atau sekitar 95 persen dari target yang ditetapkan. Data ini diumumkan oleh Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Ella Ramaliawaty, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Cakupan layanan dan lokasi pemeriksaan
Layanan CKG tidak hanya tersedia di puskesmas. Dinas Kesehatan juga melayani warga saat kegiatan Car Free Day (CFD) setiap Minggu di Jalan Ahmad Yani. Tujuan perluasan lokasi ini untuk mendekatkan layanan ke masyarakat yang lebih luas.
- Bundaran Summarecon
- PLN atau BCA Ahmad Yani
- Plaza Patriot Candrabhaga
Imbauan pemeriksaan rutin
Ella mengimbau seluruh warga memanfaatkan fasilitas CKG minimal sekali dalam setahun, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit tidak menular. Ia menekankan tidak ada batasan usia atau syarat khusus untuk melakukan pemeriksaan ini.
"Dulu memang CKG diperuntukan pada saat hari ulang tahun saja, tapi dengan peraturan baru kita bisa setiap saat. Seperti penderita hipertensi itu kan harus rutin dan bagi yang takut melakukan CKG minimal sekali dalam setahun,"
Hambatan dan strategi sosialisasi
Dinas Kesehatan menemukan beberapa alasan mengapa ada warga yang belum melakukan CKG. Penyebab utama adalah informasi yang belum sampai dan kekhawatiran menemukan penyakit saat diperiksa. Untuk itu, dinas akan memperkuat penyebaran informasi publik.
"Makanya kami akan lebih gencar lagi memberikan informasi kepada masyarakat. Dan mengajak masyarakat untuk melakukan CKG tanpa perlu takut,"
Temuan utama dan rekomendasi pencegahan
Dari hasil pelaksanaan CKG, Dinas Kesehatan mencatat tiga penyakit yang paling banyak ditemui di Kota Bekasi. Dinas mendorong perubahan gaya hidup sebagai langkah pencegahan utama.
- Hipertensi
- Diabetes
- Kolesterol
Untuk mencegah dan mengendalikan penyakit-penyakit tersebut, Ella merekomendasikan kebiasaan hidup sehat: aktivitas fisik rutin, pola makan seimbang, dan pemeriksaan kesehatan berkala.
"Kami mendorong masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup sehat. Salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik rutin minimal 30 menit dalam sehari, mengkonsumsi makanan sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin,"
Langkah ke depan
Dinas Kesehatan akan terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan sosialisasi agar capaian target 100 persen lebih cepat tercapai. Warga didorong untuk memanfaatkan layanan CKG di puskesmas atau titik CFD terdekat tanpa ragu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamenkes: Kasus Katarak di Indonesia Capai 600 Ribu
Wamenkes Dante: kasus katarak terdeteksi sekitar 600 ribu. Kemenkes dan Noor Dubai Foundation target 500 ope...
Kemenkes Perbarui Aturan Penempatan dan Jam Kerja Internship Dokter
Kemenkes atur 95% penempatan lokal dan batasi jam kerja internship dokter maksimal 40 jam per minggu, disert...
Wamenkes: Operasi Katarak Pulihkan Penglihatan dan Kehangatan Keluarga
Wamenkes Dante mengatakan operasi katarak pulihkan penglihatan sekaligus kembalikan momen kebahagiaan keluar...
Perdami: Operasi Katarak Kunci Atasi Penyebab Kebutaan di Indonesia
Perdami: katarak masih penyebab utama kebutaan; operasi katarak bisa pulihkan penglihatan dan didukung Noor...
Perwakilan Dokter: PIDI Harus Lindungi Peserta dan Pasien
Perwakilan Dokter Internship minta PIDI jadi proses pembelajaran aman; Kemenkes diminta kawal implementasi K...
Kemenkes Perkuat Komunikasi Program Internship Dokter Indonesia
Kemenkes minta perkuat komunikasi dan koordinasi dalam Program Internship Dokter Indonesia sambil evaluasi r...