Kesehatan

BPOM Perketat Pengawasan Obat untuk Cegah Penyalahgunaan Remaja

Bagikan:
Ilustrasi pengawasan obat oleh BPOM untuk mencegah penyalahgunaan di kalangan remaja

BPOM memperketat pengawasan terhadap obat-obat tertentu yang berisiko disalahgunakan setelah menemukan sebagian besar kasus pada remaja seusia pelajar SMA. Langkah ini diumumkan Kepala BPOM, Taruna Ikrar, usai acara Safe Sound Fest di SMAN 70 Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Alasan pengawasan diperketat

Taruna mengatakan obat-obat yang dibutuhkan layanan kesehatan tetap harus tersedia, tetapi penggunaan dan distribusinya perlu diatur ketat. Beberapa obat memiliki efek yang mendekati narkotika sehingga berpotensi disalahgunakan bila tidak diawasi.

“Sebetulnya ada obat-obat yang dibutuhkan oleh masyarakat dan memang harus ada di masyarakat tetapi kita harus atur cara penggunaannya. Karena memiliki risiko risiko yang nyerempet-nyerempet dekat dengan narkotik,”

Obat yang diawasi dan rencana pengaturan

BPOM menyebut sejumlah jenis obat yang masuk pengawasan khusus. Selain obat resep yang bisa disalahgunakan, badan ini juga mempertimbangkan memasukkan gas ketawa ke daftar kontrol untuk memperketat pengendalian.

  • Tramadol
  • Trihexyphenidyl
  • Ketamin
  • Gas ketawa (direncanakan masuk kategori obat tertentu)

Data dan dampak pada remaja

BPOM mencatat hampir 70% kasus penyalahgunaan obat tertentu terjadi pada kelompok usia setara pelajar SMA. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena mengancam kualitas dan keberlangsungan generasi muda.

“Data kita hampir 70% yang dari generasi atau seusia anak SMA, tentu ini sangat mengkhawatirkan kita. Oleh karena itu untuk penindakannya otomatis kita bisa tindaki dari distribusinya kalau dia tidak dilakukan sesuai distribusi yang benar,”

Penindakan dan kerjasama lintas lembaga

Untuk menindak penyalahgunaan, BPOM mengawasi seluruh rantai distribusi mulai dari produsen sampai fasilitas kefarmasian. Pengawasan dilakukan bersama Badan Narkotika dan kepolisian.

  • Sanksi administratif
  • Penyitaan barang bukti
  • Pengumuman publik
  • Proses pidana sesuai ketentuan

Taruna menyebutkan sudah ada pengungkapan peredaran miliaran pil ilegal yang berpotensi merusak generasi jika beredar luas. BPOM bersama aparat menindak tegas dan mengamankan temuan tersebut.

“Kalau ini sampai ke masyarakat merusak generasi kita bisa habis satu generasi bahkan beberapa generasi. Oleh karena itu Badan POM bersama dengan Badan Narkotik bersama dengan polisi yang bertindak tegas dan itu semua sudah kita amankan,”

Implikasi dan langkah ke depan

Penguatan regulasi dan pengawasan distribusi diharapkan menekan akses remaja terhadap obat-obat berisiko. BPOM juga menargetkan edukasi publik dan kerja sama antarlembaga agar kontrol lebih efektif.

Perubahan kategori untuk zat seperti gas ketawa serta penegakan hukum di seluruh rantai pasokan menjadi fokus utama agar penyalahgunaan tidak meluas dan generasi muda terlindungi.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait