BRIN Kembangkan Implan Magnesium Biodegradable Tahan Korosi
Peneliti BRIN mengembangkan modifikasi permukaan paduan magnesium untuk menghasilkan implan biodegradable yang lebih aman, tahan korosi, dan bersifat antibakteri. Inovasi ini dipaparkan pada webinar ORNAMAT #90, Selasa 4 Agustus 2026, dengan fokus mengendalikan laju degradasi dan mendukung penyembuhan tulang tanpa operasi lanjutan.
Permasalahan: korosi cepat pada magnesium
Magnesium menjadi kandidat implan sementara karena sifat mekanik dan biokompatibilitasnya yang mirip tulang. Namun, laju korosi yang cepat — terutama pada lingkungan dengan pH rendah — menjadi kendala utama pengaplikasiannya dalam tubuh.
"Magnesium memiliki sifat mekanik yang paling mendekati tulang dan biokompatibilitas yang baik, tantangan utamanya adalah laju korosi yang terlalu cepat, terutama pada lingkungan dengan pH rendah, sehingga, diperlukan modifikasi permukaan agar degradasinya lebih terkontrol,"
Strategi: pelapisan multifungsi
Penelitian ini mengadopsi multifunctional coating atau pelapisan multifungsi. Tujuannya ganda: menghambat korosi sekaligus memberi sifat antibakteri dan antiinflamasi serta pelepasan senyawa aktif secara terkontrol.
Metode yang dipadukan meliputi pelapisan termal, mekanik, elektrikal, dan kimia. Bahan yang dikombinasikan antara lain keramik, polimer, logam, dan komposit untuk membentuk sistem multilayer coating.
Material dan teknik yang digunakan
Dalam studi ini digunakan paduan magnesium WE43 yang dilapisi hidroksiapatit dan senyawa bioaktif quercetin. Hidroksiapatit dipilih karena komposisinya mirip mineral penyusun tulang sehingga meningkatkan bioaktivitas permukaan.
Quercetin dimanfaatkan sebagai agen alami antibakteri dan antiinflamasi. Senyawa ini dilepaskan bertahap melalui lapisan silika yang dibuat dengan metode sol-gel. Pembentukan lapisan hidroksiapatit dilakukan melalui proses hidrotermal untuk memastikan keterikatan kuat pada permukaan magnesium.
Hasil uji dan dampak biologis
Hasil pengujian menunjukkan kombinasi pelapisan menghasilkan peningkatan ketahanan korosi magnesium sehingga layak untuk aplikasi implan sementara. Sistem berlapis tersebut juga mampu menekan pembentukan gas hidrogen selama degradasi, sehingga tidak mengganggu proses penyembuhan jaringan.
Uji biologis memperlihatkan perbaikan viabilitas dan pertumbuhan sel. Aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli mencapai mendekati 90 persen. Selain itu, pengujian antiinflamasi menunjukkan penekanan respons peradangan yang mendukung regenerasi tulang melalui pelepasan quercetin secara terkontrol.
"Pengujian antiinflamasi juga menunjukkan lapisan multifungsi mampu menekan respons peradangan dan mendukung regenerasi jaringan tulang melalui pelepasan quercetin secara terkontrol,"
Implikasi dan prospek
Pengembangan pelapisan multifungsi pada paduan magnesium berpotensi menghasilkan generasi baru biomaterial implan sementara. Teknologi ini menjanjikan implan yang degradasi terkontrol, mengurangi kebutuhan operasi kedua, dan mendukung penyembuhan tulang secara optimal.
Penelitian ini diharapkan menjadi dasar lanjutan untuk uji pra-klinis dan pengembangan produk medis yang memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di masa depan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
APSSI Susun Strategi Perkuat Pendidikan Sosiologi 2026-2030
APSSI lantik pengurus 2026-2030 dan susun strategi perkuat pendidikan sosiologi melalui OBE, riset kolaborat...
Orion untuk Artemis III: Penggabungan Modul Selesai
NASA menyelesaikan penggabungan modul awak dan layanan Orion untuk Artemis III pada 6 Agustus 2026, meningka...
Hujan Meteor Perseid Puncak 12-13 Agustus, NASA Siarkan Live
Hujan meteor Perseid puncak 12-13 Agustus 2026, NASA siarkan live dari ALaMO dan ISS; potensi 50–100 meteor...
IXPE Temukan Bukti Vacuum Birefringence pada Magnetar
Observasi IXPE pada magnetar 1E 1547-5408 menemukan polarisasi sinar-X tinggi yang mendukung teori vacuum bi...
Indonesia Perkenalkan LVAD CoreHeart 6, Alat Bantu Jantung Terkecil Asia
RSCM dan HeartSpan.ai meluncurkan LVAD CoreHeart 6 di Jakarta (5 Agustus 2026), alat bantu jantung terkecil...
Getfly CRM Masuk Indonesia, Fokus Perkuat UMKM lewat Transformasi Digital
Getfly Vietnam meluncurkan Getfly CRM di Indonesia pada 5 Juli 2026 untuk mendukung transformasi digital UMK...