Politik

Banteng Jawa Barat Juara Soekarno Cup 2026 lewat Adu Penalti

Bagikan:
Banteng Jawa Barat merayakan gelar juara Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo Surabaya

Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 usai menaklukkan Banteng Bali melalui drama adu penalti 5-3. Final digelar di Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Jalannya pertandingan

Laga berlangsung ketat sejak peluit pertama. Pada babak pertama, Banteng Bali lebih dominan dalam penguasaan bola, namun upaya mereka berulang kali kandas oleh rapatnya lini belakang lawan.

Memasuki babak kedua, Banteng Jawa Barat meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mengancam gawang lawan. Meski demikian, kedua tim gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir, sehingga laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Pada tambahan waktu 2x15 menit, kedua tim bermain lebih berhati-hati sambil mencari celah. Hingga 120 menit pertandingan selesai, skor tetap 0-0, memaksa penentuan juara dilakukan melalui adu penalti.

Babak penalti dan keputusan

Dalam adu penalti, Banteng Jawa Barat tampil lebih tenang dan akurat. Mereka sukses mengeksekusi lima penalti, sedangkan Banteng Bali hanya berhasil tiga kali, sehingga skor akhir penalti menjadi 5-3.

Kemenangan lewat tos-tosan itu memastikan trofi Soekarno Cup 2026 berpindah ke tangan Banteng Jawa Barat. Suporter tuan rumah di GBT menyaksikan drama menit-menit akhir dengan tegang sebelum pecah menjadi sorak sorai kemenangan.

Ucapan pelatih dan penghargaan

Pelatih kepala Banteng Jawa Barat, Faisyal Maesa, memuji kerja kolektif tim, pengurus, dan manajemen sebagai kunci sukses. Ia menegaskan bahwa mental dan persiapan menjadi faktor penting dalam mengatasi tekanan final.

"Alhamdulillah, ini berkat perjuangan tim, juga pengurus dan manajemen. Mulai dari pemain berlatih, kita selalu menanamkan jiwa percaya diri, optimis. Apa pun semua bisa terjadi, asal ada kemauan bagi pemain. Saya selalu menanamkan itu setiap latihan,"

Selain membawa tim juara, Faisyal juga dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Soekarno Cup 2026. Ia menyebut dukungan keluarga sebagai salah satu penopang semangat selama turnamen.

"Ini berkat orang tua saya, istri saya, keluarga saya. Alhamdulillah semua mendukung kami datang ke Surabaya. Sebelumnya saya tidak percaya saya bisa memenangkan ini,"

Dampak dan prospek

Kemenangan ini memberi motivasi kuat bagi Banteng Jawa Barat untuk melaju pada kompetisi berikutnya. Manajemen diperkirakan akan mengevaluasi skuad untuk mempertahankan performa dan target juara di ajang nasional selanjutnya.

Secara umum, final yang berakhir melalui adu penalti menegaskan bahwa kedisiplinan defensif dan kesiapan mental menjadi faktor penentu dalam pertandingan sengit seperti ini.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait