Closing Soekarno Cup 2026 di GBT: Drone Bikin Megawati Terharu
SURABAYA — Closing ceremony Final Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026), berlangsung meriah dan berkesan. Penampilan visual drone menjadi momen puncak yang menyita perhatian, khususnya setelah laga final antara Banteng Jawa Barat dan Banteng Bali.
Hasil final dan suasana penutupan
Pertandingan final berakhir dramatis sebelum upacara penutupan. Banteng Jawa Barat memastikan gelar juara setelah menang lewat adu penalti dengan skor 5-3.
Usai laga, tribun dan lapangan dipenuhi sorak sorai, kemudian rangkaian penutupan menampilkan pertunjukan drone yang menata cahaya dan formasi di atas stadion.
Reaksi Megawati dan jajaran partai
Penampilan drone itu disebut membuat Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terharu. Panitia kemudian mendatangi Megawati untuk menjelaskan jalannya pertunjukan dan menerima sambutannya.
Ketika selesai drone, saya datang ke Ibu, menyampaikan ke Ibu, Ibu terharu, menangis, dan Ibu mengacungkan dua jempol,
Penuturan itu disampaikan oleh Said Abdullah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yang hadir bersama sejumlah pengurus DPD dan pejabat lain.
Ia menambahkan bahwa respons Megawati merupakan bentuk apresiasi terhadap penyelenggaraan acara.
Dari sisi ibu, penyelenggaraan kali ini jempolnya dua,
Peran panitia dan tanggung jawab kader
Said Abdullah menegaskan keberhasilan acara merupakan bagian dari tanggung jawab setiap kader partai. Menurutnya, panitia harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sebaik mungkin dan memberikan pelayanan maksimal.
Dari sisi saya kan tugas, memang tanggung jawab. Harus menyelenggarakan sebaik-baiknya, melayani sebaik-baiknya,
Ia menekankan bahwa sikap tersebut mencerminkan loyalitas kader kepada partai yang membesarkan mereka.
Itulah kader Partai yang wajib punya loyal kepada partai yang membesarkan,
Soekarno Cup 2026: tujuan dan cakupan
Soekarno Cup 2026 menjadi ajang kompetisi sepak bola antardaerah untuk menampung talenta muda dari berbagai provinsi. Turnamen ini juga dimaknai sebagai wadah memperkuat kebersamaan serta pembinaan sepak bola di lingkungan PDI Perjuangan.
Dengan suksesnya penutupan di GBT, penyelenggara berharap momentum ini dapat mendorong pembinaan pemain muda dan meningkatkan kualitas kompetisi di masa mendatang.
Penutupan Soekarno Cup 2026 di GBT menutup rangkaian turnamen dengan catatan positif dan harapan agar program pembinaan berkelanjutan terus dijalankan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Bidik Kursi Gubernur Jatim, Klaim Modal Politik Kuat
PDI Perjuangan menyatakan memiliki modal politik kuat untuk membidik kursi Gubernur Jawa Timur saat konsolid...
Soekarno Cup 2026 Galang Rp545 Juta untuk Korban Gempa NTT
Soekarno Cup 2026 menyalurkan Rp545 juta untuk korban gempa NTT dan membuka peluang 14 pemain muda meraih pe...
Soekarno Cup 2026: Bukan Sekadar Juara, Tapi Bentuk Karakter Talenta Muda
Soekarno Cup 2026 diarahkan untuk membentuk karakter, sportivitas, dan membuka peluang bagi talenta sepak bo...
Papua Raya Rebut Peringkat Tiga, Banteng Jatim Kalah 1-3
Papua Raya menang 3-1 atas Banteng Jatim di perebutan tempat ketiga Soekarno Cup 2026 di GBT, Senin 24 Agust...
Banteng Papua Raya Rebut Tempat Ketiga Soekarno Cup 2026
Banteng Papua Raya finis ketiga Soekarno Cup 2026 setelah kalahkan Banteng Jatim 3-1, ditentukan gol Samalo...
Bupati Kediri Kejar Manajemen Talenta: 121 Pejabat Bisa Dimutasi
Bupati Kediri: pelantikan 121 pejabat bukan akhir; manajemen talenta ASN berpeluang memicu mutasi kembali da...