Bupati Kediri Kejar Manajemen Talenta: 121 Pejabat Bisa Dimutasi
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pelantikan 121 pejabat pada Senin (24/8/2026) di Convention Hall Simpang Lima Gumul bukan akhir penataan birokrasi. Ia mengatakan pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan dan mengoptimalkan kinerja, namun penerapan manajemen talenta ASN berpeluang memicu mutasi kembali dalam enam bulan ke depan.
Pelantikan dan komposisi pejabat
Pemkab Kediri melantik 121 pejabat manajerial untuk mengisi jabatan yang kosong dan meningkatkan efektivitas perangkat daerah. Selain mengisi kursi yang selama ini lowong, pelantikan juga bertujuan menempatkan pejabat berdasarkan kebutuhan organisasi.
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Pejabat pimpinan tinggi pratama | 3 |
| Pejabat administrator | 47 |
| Pejabat pengawas | 71 |
| Total kursi kosong sebelum pelantikan | 141 |
| Jabatan terisi setelah pelantikan | 78 |
| Sisa jabatan kosong | 63 |
Manajemen talenta dan kemungkinan mutasi
Bupati Hanindhito menegaskan manajemen talenta menjadi dasar penempatan ASN sesuai kompetensi dan capaian kinerja. Ia memperingatkan bahwa jabatan bukan tempat untuk merasa aman, melainkan amanah yang harus dijalankan secara profesional.
Saya lagi kejar management talenta. 121 pejabat yang dilantik, jangan merasa telah menduduki jabatan baru terus merasa bisa di sini satu tahun, dua tahun ke depan. Tidak!
Ia menambahkan bahwa jika target manajemen talenta tercapai, sangat mungkin akan ada mutasi lagi dalam enam bulan mendatang.
Ketika target manajemen talenta ASN tersebut tercapai, sangat memungkinkan dalam enam bulan ke depan bakal kembali terjadi mutasi.
Kekosongan jabatan dan rencana pengisian
Pelantikan ini mengurangi jumlah kursi kosong dari 141 menjadi 63. Pemerintah kabupaten menyatakan akan segera menuntaskan kekosongan tersebut melalui proses seleksi dan penempatan selanjutnya.
Masih ada kekurangan 63 jabatan yang kosong. Ini akan segera kita tuntaskan.
Imbauan profesionalisme dan evaluasi
Bupati meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik. Penentuan pejabat disebut telah melalui pertimbangan, terutama berdasarkan penilaian kinerja.
Bagi pejabat yang hari ini telah dilantik, saya minta untuk dapat bekerja maksimal di perangkat daerahnya masing-masing.
Dengan pendekatan manajemen talenta, Pemkab Kediri berharap pengisian jabatan tidak sekadar menutup kekosongan, tetapi juga memastikan orang yang ditempatkan mampu berkontribusi nyata bagi layanan publik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya panjang membangun birokrasi daerah yang adaptif, profesional, dan berbasis kinerja.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pengolahan Tembakau Tuban Serap Puluhan Pekerja dan Jamin Pasar
Busono, Sekretaris PAC PDI Perjuangan Senori, membuka usaha pengolahan tembakau sejak 2023 yang serap puluha...
PDI Perjuangan Jatim Dukung Rumah Tahfidz Puan Maharani di Malang
PDI Perjuangan Jatim mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Puan Maharani di Kabupaten Malang sebagai ruang pen...
Talud Sungai Temon Trenggalek Ditarget Selesai Desember 2026
Ketua DPRD Trenggalek tinjau pembangunan talud Sungai Temon; proyek Rp4,4 miliar ditarget selesai akhir Dese...
Said Abdullah: Partai Harus Hadir untuk Rakyat Setiap Hari
MH Said Abdullah minta kader PDI Perjuangan Jatim menjaga kepercayaan rakyat lewat mendengar dan kerja nyata...
PDI Perjuangan Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako di Malang
PDI Perjuangan Jatim salurkan 1.000 paket sembako di Malang pada 9 Oktober 2026 sebagai bentuk kehadiran dan...
Teman Lansia Banyuwangi: Pendampingan untuk Warga Lansia
Pemkab Banyuwangi meluncurkan Teman Lansia untuk mendampingi lansia sebatang kara dan miskin agar mendapat a...