PDI Perjuangan Sendang Rampungkan Musran, Bentuk Pengurus Baru di 11 Desa
Tulungagung — PDI Perjuangan Kecamatan Sendang selesai menggelar Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) pada Senin malam, 24 Agustus 2026. Konsolidasi internal ini membentuk kepengurusan baru di 11 desa dan 22 dusun untuk memperkuat kerja politik partai di tingkat akar rumput.
Hasil Musran dan Musranran
Rangkaian kegiatan dilaksanakan di Hall Ori Green, Desa/Kecamatan Sendang. Pertemuan itu menghasilkan komposisi pengurus ranting dan anak ranting yang bakal bertugas memimpin aktivitas partai di desa dan dusun masing-masing.
Kepengurusan baru diharapkan langsung terlibat dalam kegiatan masyarakat dan mengawal program partai agar aspirasi daerah lebih mudah diperjuangkan.
Pesan dari pengurus daerah
Samsul Huda, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, menekankan peran partai sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintahan. Ia meminta pengurus ranting dan anak ranting menjaga semangat serta kebersamaan dalam menjalankan tugas kepartaian.
"Mari bersama-sama dalam satu rumah yang namanya PDI Perjuangan, kita wujudkan pengabdian terhadap bangsa ini."
Samsul menilai konsolidasi di tingkat desa dan dusun merupakan upaya memperkuat 'rumah tangga' partai. Ia menambahkan bahwa keceriaan dan kebersamaan menjadi modal penting untuk menghadapi pemilu mendatang.
Target politik dan langkah ke depan
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sendang, Marinus Yosep Eri Pramono, memasang target penambahan kursi di DPRD dari Daerah Pemilihan Tulungagung 5 menjelang pemilu mendatang. Ia meminta kader meninggalkan kepentingan pribadi demi tujuan partai.
"Kita tinggalkan kepentingan pribadi. Yang penting target PDI Perjuangan bisa bertambah kursi pada Pemilu mendatang."
Marinus berharap komposisi pengurus baru mampu mewujudkan cita-cita bersama, termasuk memenangkan pemilu legislatif dan pilkada di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Langkah selanjutnya meliputi pengawalan program partai di tiap desa dan intensifikasi kegiatan kader dengan masyarakat. Konsolidasi yang terjaga dianggap krusial untuk memperkuat posisi PDI Perjuangan pada 2029 dan mempermudah realisasi aspirasi publik.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Tari Kolosal "Wonderful of East Java" Meriahkan Closing Final Soekarno Cup
Tari kolosal "Wonderful of East Java" tampil di closing Final Soekarno Cup 24 Agustus 2026 di Gelora Bung To...
PDI Perjuangan Bidik Kursi Gubernur Jatim, Klaim Modal Politik Kuat
PDI Perjuangan menyatakan memiliki modal politik kuat untuk membidik kursi Gubernur Jawa Timur saat konsolid...
Soekarno Cup 2026 Galang Rp545 Juta untuk Korban Gempa NTT
Soekarno Cup 2026 menyalurkan Rp545 juta untuk korban gempa NTT dan membuka peluang 14 pemain muda meraih pe...
Soekarno Cup 2026: Bukan Sekadar Juara, Tapi Bentuk Karakter Talenta Muda
Soekarno Cup 2026 diarahkan untuk membentuk karakter, sportivitas, dan membuka peluang bagi talenta sepak bo...
Papua Raya Rebut Peringkat Tiga, Banteng Jatim Kalah 1-3
Papua Raya menang 3-1 atas Banteng Jatim di perebutan tempat ketiga Soekarno Cup 2026 di GBT, Senin 24 Agust...
Banteng Papua Raya Rebut Tempat Ketiga Soekarno Cup 2026
Banteng Papua Raya finis ketiga Soekarno Cup 2026 setelah kalahkan Banteng Jatim 3-1, ditentukan gol Samalo...