Banjir Genangi 200 Rumah di Aceh Tenggara, Dua Ekskavator Dikerahkan
KUTACANE – Sekitar 200 unit rumah di Aceh Tenggara terendam banjir sejak Rabu malam (20/5). Banjir terjadi di beberapa desa pada Kecamatan Deleng Phokhisen dan Kecamatan Bambel akibat intensitas hujan tinggi dan jebolnya tanggul di beberapa daerah aliran sungai.
Kondisi dan dampak
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Aceh Tenggara, genangan menimpa rumah penduduk di lima desa di dua kecamatan tersebut. Selain hunian, banjir juga berpotensi merusak fasilitas umum, sehingga tim BPBD melakukan pendataan kerusakan secara intensif.
- Kecamatan terdampak: Deleng Phokhisen dan Bambel
- Jumlah rumah terdampak: sekitar 200 unit dari 5 desa
- Sungai yang tanggulnya putus: DAS Lawe Kisam, DAS Lawe Kinge; peningkatan debit juga tercatat di DAS Lawe Bulan
Upaya penanganan
Untuk merespons tanggul yang jebol, BPBD mengerahkan dua unit ekskavator ke lokasi. Alat berat ditempatkan di DAS Lawe Kisam, Kecamatan Deleng Phokhisen, serta di DAS Lawe Kinge yang meliputi Kecamatan Lawe Sumur dan Kecamatan Bambel.
"Sedikitnya 200 unit rumah yang ikut terdampak. Hingga sampai saat ini, proses pendataan terhadap kerusakan rumah maupun fasilitas umum masih terus berjalan,"
— Mohd. Asbi, Kalaksa BPBD Aceh Tenggara
Penempatan ekskavator bertujuan memperbaiki tanggul yang putus dan menahan aliran air agar tidak meluas ke pemukiman lainnya. Tim lapangan juga memantau titik-titik sungai lain yang berisiko mengalami kenaikan debit.
Status cuaca dan perkembangan
Cuaca di wilayah terkait masih dilaporkan mendung. BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lanjutan dan perubahan debit sungai.
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Suhu sekarang | 25°C / Berawan |
| Kelembapan | 91% |
| Titik embun | 23°C |
| Tekanan | 1.012 mb |
| Indeks UV | 1.2 (Rendah) |
| Visibilitas | 8 Km |
| Kecepatan angin | 5 km/jam |
BPBD menyatakan pendataan dan perbaikan tanggul akan terus berlangsung hingga kondisi dinyatakan aman. Warga diminta mengikuti informasi resmi dan memprioritaskan keselamatan keluarga jika banjir kembali naik.
Berita Terkait
Wali Kota Pematangsiantar Irup Peringatan Harkitnas ke-118 di Lapangan Adam Malik
Wali Kota Wesly Silalahi jadi inspektur upacara Harkitnas ke-118 di Pematangsiantar, menegaskan perlindungan...
Keterangan Dicabut Sebelum Putusan Tak Berakibat Hukum, Kata Ahli
Prof. Jamin Ginting menyatakan keterangan yang dicabut sebelum putusan tidak mengandung niat jahat dan tidak...
Polresta Deliserdang Tangkap 30 dalam Gerebek Sarang Narkoba
Polresta Deliserdang tangkap 30 orang dalam gerebek sarang narkoba (1-20 Mei 2026), sita 860 g sabu dan 16 k...
Banda Aceh Juara Umum LKS Dikmen XXXIV Provinsi Aceh 2026
Banda Aceh jadi juara umum LKS Dikmen XXXIV Aceh 2026; 150 peserta berlaga dan juara pertama siap ke LKS nas...
Stunting Masih Jadi PR Utama PKK Aceh Besar
Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Mayasari minta kader cermat dalam pendataan stunting untuk percepatan penurunan...
Nagan Raya: Akses RSUD dan Puskesmas Cukup dengan KTP dan KK
Pemkab Nagan Raya pastikan warga bisa berobat di RSUD SIM dan puskesmas cukup dengan KTP dan KK setelah penc...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!