Nasional

Bakom: Komunikasi Program Pemerintah Harus Dijalankan

Bagikan:

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan komunikasi kebijakan pemerintah harus dijalankan agar program berjalan optimal dan mendapatkan dukungan publik. Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Inti pernyataan

Qodari menyatakan bahwa komunikasi kebijakan sama pentingnya dengan pelaksanaan program pemerintah. Ia menekankan komunikasi yang baik dapat mendukung pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan menghasilkan manfaat maksimal.

"Komunikasi program itu harus dijalankan. Supaya dukungan kepada program-program semakin baik, dan hasilnya semakin optimal,"

Jaringan kehumasan nasional

Menurut Qodari, jaringan kehumasan pemerintah secara nasional mencakup lebih dari 8.000 perangkat. Jaringan ini, kata dia, berpotensi menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan kebijakan kepada masyarakat.

Dengan cakupan sebesar itu, koordinasi dan pemanfaatan jaringan menjadi kunci agar pesan kebijakan tersampaikan secara konsisten dan tepat sasaran.

Orkestrasi informasi dan keterlibatan publik

Qodari menekankan bahwa informasi kepada publik perlu disusun dalam satu orkestrasi. Dengan orkestrasi, penyampaian kebijakan pemerintah dapat diterima masyarakat secara lebih baik dan mengurangi kebingungan.

"Program-program tidak hanya menjadi program tetapi program itu punya wajah. Wajah dari warga Indonesia, wajah dari bangsa Indonesia, wajah dari anak-anak kita,"

Selain menjelaskan kebijakan, menurut Qodari, komunikasi harus melibatkan masyarakat sebagai penerima manfaat program. Pendekatan berbasis penerima manfaat membantu membuat pesan lebih relevan dan menyentuh.

Rekomendasi langkah komunikasi

Berdasarkan paparan Qodari, ada beberapa langkah praktis yang disarankan untuk memperkuat komunikasi kebijakan pemerintah:

  • Menjalankan komunikasi program secara konsisten dan terukur.
  • Mengkonsolidasikan jaringan kehumasan agar bekerja dalam orkestrasi yang sama.
  • Melibatkan masyarakat secara aktif sebagai wajah dan penerima manfaat program.
  • Menjaga konsistensi pesan agar dukungan publik meningkat dan hasil lebih optimal.

Implikasi dan prospek

Pernyataan Bakom ini memberi tekanan pada pentingnya peran komunikasi dalam keberhasilan kebijakan publik. Ke depan, efektivitas orkestrasi informasi dan keterlibatan masyarakat akan menentukan seberapa jauh program pemerintah mencapai tujuannya.

Pelaksanaan rekomendasi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh unit kehumasan pemerintah agar manfaat program benar-benar dirasakan warga.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait