Astra Perluas Rumah Layak Huni dan Luncurkan EcoBiz di Garut
PT Astra International menyerahkan kunci Rumah Layak Huni dan meluncurkan program EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Jumat, 29 Mei 2026. Kegiatan ini bagian dari upaya Astra meningkatkan kualitas hunian sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Penyerahan dan pembangunan Rumah Layak Huni
Saat acara, Astra secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat dan melakukan groundbreaking pembangunan rumah bagi masyarakat binaan. Penyerahan rumah dilakukan di empat desa di Garut, sebagai bagian dari perluasan program.
- Desa Telaga Wangi
- Desa Marga Mulya
- Desa Jayamekar
- Desa Cikandang
Hingga kini, Astra telah membangun 250 Rumah Layak Huni di Banyumas dan Garut untuk masyarakat binaan desa. Astra juga menargetkan pembangunan rumah untuk petani Hutan Karbon Produktif pada 2025.
Kutipan pejabat Astra
"Program Rumah Layak Huni Astra merupakan bagian dari komitmen Astra dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Tentunya, melalui penyediaan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman."
Kalimat tersebut disampaikan oleh Boy Kelana Soebroto, Chief of Corporate Affairs Astra, saat peluncuran program di Garut. Ia menambahkan program ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi harapan dan masa depan masyarakat serta memperkuat kebersamaan lokal.
Peluncuran EcoBiz Desa Sejahtera Astra
Sebagai pelengkap, Astra meluncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra Garut, sebuah pusat pengolahan kopi terintegrasi yang menghubungkan petani, koperasi, dan pembeli. Program ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kopi lokal serta memperluas akses pasar.
Program EcoBiz melibatkan sekitar 3.000 petani dengan luas lahan lebih dari 1.500 hektare. Kapasitas produksinya mencapai ratusan ton green bean, yang sudah mulai menembus pasar ekspor di Eropa.
Dampak dan cakupan program
EcoBiz dan program desa lainnya telah mencakup 10 desa binaan yang terintegrasi dengan program Hutan Karbon dan Rumah Layak Huni. Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau lebih dari 4.000 masyarakat dan mendorong peningkatan pendapatan warga hingga 328 persen.
Selain menjadi pusat pengolahan, EcoBiz direncanakan untuk dikembangkan sebagai pusat pembelajaran, wisata edukasi, dan wadah kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Prospek ke depan
Pihak Astra menargetkan perluasan kegiatan serupa di wilayah lain dan memperkuat integrasi antara program hunian, pengelolaan lahan karbon, serta rantai nilai kopi. Langkah ini diharapkan terus mendorong kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat desa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Dibuka Melemah 1,26% ke 6.266,97 Jelang Akhir Pekan
IHSG dibuka melemah 1,26% ke 6.266,97 pada 24 Juli; sentimen eksternal dan harga minyak tekan pasar menjelan...
IHSG Turun 1,75% ke 6.204,63 pada Jeda Siang 24 Juli 2026
IHSG melemah 1,75% ke level 6.204,63 pada jeda siang 24 Juli 2026, terdorong oleh kenaikan harga minyak dan...
Rupiah Melemah ke Rp17.980, Dipicu Sentimen Risk-off
Rupiah turun 0,25% ke Rp17.980 pada pembukaan 24 Juli 2026 seiring sentimen risk-off dan eskalasi konflik AS...
Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun, Catat Perinciannya (24 Juli 2026)
Harga emas Galeri24 dan UBS turun pada 24 Juli 2026; Galeri24 ke Rp2.608.000/gram dan UBS ke Rp2.620.000/gra...
IHSG Berisiko Terkoreksi, Uji Level 6.200–6.250
IHSG berisiko terkoreksi ke level 6.200–6.250 setelah penutupan 6.315; sentimen minyak, likuiditas M2, dan e...
Airlangga Yakinkan Pengusaha Tiongkok Investasi di Indonesia Menguntungkan
Airlangga ajak 30 pelaku usaha Tiongkok berinvestasi di sektor bernilai tambah, dengan insentif fiskal seper...