Wabup Lamongan: Kader Ansor Harus Jadi Pemimpin Digital
Lamongan — Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, meminta kader GP Ansor Kecamatan Brondong bertransformasi menjadi pemimpin yang adaptif dan tangkas. Permintaan itu disampaikan Minggu (5/7/2026) guna menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis dan serba digital. Ia juga mendorong Ansor menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan lokal.
Transformasi kepemimpinan dan peran digital
Dirham menegaskan kepemimpinan masa kini tidak bisa lagi bergantung pada praktik konvensional. Kader muda harus menguasai ruang digital untuk menyebarkan pesan damai dan menangkal radikalisme. Selain itu, mereka diharapkan menjadi penggerak ekonomi kreatif di lingkungan masing-masing.
"Kepemimpinan hari ini tidak cukup hanya mengandalkan cara-cara konvensional. Kader Ansor harus mampu menguasai ruang digital, menyebarkan pesan perdamaian, menangkal radikalisme, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di lingkungannya."
Mengubah pola pikir konvensional
Dirham, yang juga menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Lamongan, memberi apresiasi atas konsistensi GP Ansor. Menurutnya, organisasi ini berhasil membentuk kader yang berkarakter dan berintegritas. Ia meminta agar pola pikir tradisional diganti dengan pendekatan yang lebih inovatif dan solutif.
"Selama ini, Ansor telah berhasil mencetak kader muda yang tidak hanya berkarakter dan berintegritas, tetapi juga siap menjadi penggerak di tengah masyarakat."
Sinergi pentahelix untuk aksi nyata
Wabup menekankan pentingnya kolaborasi multipihak atau pentahelix untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Lamongan. Kolaborasi ini harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menghasilkan program yang nyata dan berdampak. Keterlibatan pemuda di garis depan dinilai krusial untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
- Pemerintah daerah
- Ulama dan organisasi keagamaan
- Organisasi kepemudaan seperti GP Ansor
- Akademisi dan lembaga pendidikan
- Dunia usaha dan masyarakat luas
"Jadilah mitra strategis pemerintah yang kritis sekaligus solutif, sehingga mampu menghadirkan gagasan dan aksi nyata demi kemajuan Kabupaten Lamongan."
Implikasi dan harapan ke depan
Dirham berharap hubungan emosional dan struktural antara pemuda dan masyarakat memperkuat komunikasi publik. Ia mengajak Ansor untuk berperan aktif tidak hanya dalam isu keagamaan, tetapi juga dalam penguatan SDM lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. Langkah ini diharapkan mendukung transformasi pembangunan yang inklusif di Lamongan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...